DoaUntuk

Tafsir Alquran Surat Ash-Shu'ara Ayat Ke 44

๐Ÿ—“๏ธ 24 Apr 2026 ๐Ÿ‘๏ธ 20.149x Dibaca Al-qur'an Lengkap
Ukuran Font:
 
 
ูคูค

ููŽุงูŽู„ู’ู‚ูŽูˆู’ุง ุญูุจูŽุงู„ูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽุนูุตููŠู‘ูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽู‚ูŽุงู„ููˆู’ุง ุจูุนูุฒู‘ูŽุฉู ููุฑู’ุนูŽูˆู’ู†ูŽ ุงูู†ู‘ูŽุง ู„ูŽู†ูŽุญู’ู†ู ุงู„ู’ุบูฐู„ูุจููˆู’ู†ูŽ

 

Latin :
fa alqou hibaalahum wa 'ishiyyahum wa qooluu bi'izzati fir'auna innaa lanahnul-ghoolibuun

 

Artinya :
Lalu mereka melemparkan tali-temali dan tongkat-tongkat mereka seraya berkata, "Demi kekuasaan Fir'aun, pasti kamilah yang akan menang."

» Tafsir Tahlili :
(43-44) Ayat ini menggambarkan suasana adu kekuatan antara para pesihir Firโ€˜aun dengan mukjizat Nabi Musa. Musa menawarkan kepada para pesihir itu untuk memulai sihirnya, yang mereka yakini bisa menggugurkan pengakuan Musa sebagai seorang rasul Allah. Para pesihir Firโ€˜aun segera melemparkan tali-tali yang mereka siapkan seraya menyebut nama Firโ€˜aun, dan mereka merasa yakin akan menang. Dengan kecepatan gerak tangan dan ilmu sihir mereka, tali-tali itu seolah-olah bergerak, mengecoh orang-orang yang menyaksikannya, sehingga mereka menyangka tali-tali itu berubah menjadi ular sesungguhnya, yang merayap ke sana kemari. Hal ini digambarkan dalam firman Allah:
ููŽุงูุฐูŽุง ุญูุจูŽุงู„ูู‡ูู…ู’ ูˆูŽุนูุตููŠู‘ูู‡ูู…ู’ ูŠูุฎูŽูŠู‘ูŽู„ู ุงูู„ูŽูŠู’ู‡ู ู…ูู†ู’ ุณูุญู’ุฑูู‡ูู…ู’ ุงูŽู†ู‘ูŽู‡ูŽุง ุชูŽุณู’ุนูฐู‰;Maka tiba-tiba tali-tali dan tongkat-tongkat mereka terbayang olehnya (Musa) seakan-akan ia merayap cepat, karena sihir mereka. (แนฌฤhฤ/20: 66)
Dengan sihirnya, para pesihir itu telah menakut-nakuti dan mengelabui mata orang banyak. Mereka mengeluarkan segenap kemampuan yang ada pada mereka, dan menganggap telah cukup untuk memperoleh kemenangan dalam adu kekuatan itu.

» Tafsir Wajiz :
Lalu mereka melemparkan tali temali dan tongkat-tongkat mereka seraya berkata dan bersumpah dengan penuh keyakinan, โ€œDemi kekuasaan Firโ€™aun, pasti kamilah yang akan menang.โ€ Tongkat dan tali temali yang dilemparkan para penyihir itu terlihat oleh pengunjung seperti ular-ular yang berkeliaran ke sana ke mari yang menakutkan. Inilah puncak prestasi sihir mereka. Melihat gelagat ini, Nabi Musa merasa takut, tapi Allah menentramkannya, โ€œWahai Musa, jangan takut, kamu pasti menang.โ€ Allah kemudian memerintahkan Nabi Musa untuk melemparkan tongkatnya.

» Tentang :
Surat Ash-Shu'ara mengandung pesan-pesan pokok yang berkaitan dengan iman, akhlak, dan petunjuk hidup.
Ayat-ayatnya menampilkan kombinasi ajaran teologis dan nasihat moral yang relevan untuk kehidupan sehari-hari.
Teks ini sering menyertakan kisah-kisah nabi atau perumpamaan untuk memberi pelajaran praktis.
Pembaca dianjurkan memahami konteks ayat agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penafsiran.
Surat ini menegaskan pentingnya berpegang pada wahyu sebagai sumber petunjuk dan hukum.
Dalam banyak bagian terdapat panggilan untuk bertakwa, berbuat adil, dan menjaga akhlak sosial.
Kandungan surat ini dapat dipakai sebagai dasar refleksi spiritual dan pedoman tindakan yang beretika.
Pemahaman yang matang membutuhkan pembelajaran dari ulama dan rujukan tafsir yang terpercaya.
Menghayati makna surat ini membantu membangun keseimbangan antara keyakinan batin dan praktik quotidien.
Semoga penghayatan isi surat ini menumbuhkan keteguhan iman dan perbaikan moral.

Sumber & Catatan

Teks doa pada halaman ini disusun berdasarkan doa-doa Islami yang umum digunakan oleh umat Muslim, termasuk referensi bacaan doa harian dari berbagai sumber literatur dan aplikasi Islami. Penjelasan disajikan untuk tujuan edukasi dan kemudahan pemahaman.

 

โœ๏ธ Ditulis oleh Tim DoaUntuk
๐Ÿ”„ Diperbarui pada 24 Apr 2026

Kata Kunci:

Surat Ash-shu'ara ayat ke 44 surat ash shuaraarti ash shuaramakna ash shuarakeutamaan ash shuaraterjemahan ash shuara

Bagikan:

Facebook Twitter