DoaUntuk

Tafsir Alquran Surat Ash-Shu'ara Ayat Ke 28

🗓️ 04 Apr 2026 👁️ 18.162x Dibaca Al-qur'an Lengkap
Ukuran Font:
 
 
٢٨

قَالَ رَبُّ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَمَا بَيْنَهُمَاۗ اِنْ كُنْتُمْ تَعْقِلُوْنَ

 

Latin :
qoola robbul-masyriqi wal-maghribi wa maa bainahumaa, ing kungtum ta'qiluun

 

Artinya :
Dia (Musa) berkata, "(Dialah) Tuhan (yang menguasai) timur dan barat dan apa yang ada di antara keduanya; jika kamu mengerti."

» Tafsir Tahlili :
(28) Pada ayat ini, Musa mengemukakan lagi sifat-sifat Tuhan seru sekalian alam yang mengutusnya. Dia adalah Tuhan yang menguasai timur dan barat dan apa yang ada di antara keduanya. Dia adalah Tuhan yang menjadikan timur tempat matahari terbit, dan barat tempat matahari terbenam. Dia juga yang menjadikan perjalanan bintang-bintang itu dalam peredaran yang teratur. Bagi orang yang mau mempergunakan akalnya tentu dapat mengerti bahwa kejadian-kejadian yang demikian itu adalah bukti nyata yang menunjukkan adanya Tuhan yang mengatur segala-galanya dengan rapi dan baik sekali. Musa pada mulanya menghadapi dan menjawab pertanyaan Fir‘aun itu dengan nada lembut dan ucapan yang mantap: “jika kamu mempergunakan akal”. Ucapan itulah yang sesuai untuk menolak tuduhan Fir‘aun kepadanya bahwa ia orang gila.

» Tafsir Wajiz :
Jawaban terakhir merupakan jawaban yang telak dan sulit bagi Fir’aun untuk mengelak darinya. Nabi Musa, berkata kepada Fir’aun dengan perkataan yang pernah diucapkan juga oleh Nabi Ibrahim kepada penguasa yang zalim (Lihat: Al-Baqarah/2: 258), “Ketiga, Dialah Tuhan yang menguasai ufuk timur tempat terbit matahari dan ufuk barat tempat terbenamnya matahari dan apa yang ada di antara ke-duanya, seperti gunung-gunung, lautan dan lain sebagainya, jika kamu mengerti, dan menggunakan akalmu dengan baik dan benar. Janganlah kau terus menerus dengan kebatilan, padahal kau tahu kebenaran. Apakah kamu mampu melakukan apa yang dilakukan Tuhanku?”

» Tentang :
Surat Ash-Shu'ara mengandung pesan-pesan pokok yang berkaitan dengan iman, akhlak, dan petunjuk hidup.
Ayat-ayatnya menampilkan kombinasi ajaran teologis dan nasihat moral yang relevan untuk kehidupan sehari-hari.
Teks ini sering menyertakan kisah-kisah nabi atau perumpamaan untuk memberi pelajaran praktis.
Pembaca dianjurkan memahami konteks ayat agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penafsiran.
Surat ini menegaskan pentingnya berpegang pada wahyu sebagai sumber petunjuk dan hukum.
Dalam banyak bagian terdapat panggilan untuk bertakwa, berbuat adil, dan menjaga akhlak sosial.
Kandungan surat ini dapat dipakai sebagai dasar refleksi spiritual dan pedoman tindakan yang beretika.
Pemahaman yang matang membutuhkan pembelajaran dari ulama dan rujukan tafsir yang terpercaya.
Menghayati makna surat ini membantu membangun keseimbangan antara keyakinan batin dan praktik quotidien.
Semoga penghayatan isi surat ini menumbuhkan keteguhan iman dan perbaikan moral.

Sumber & Catatan

Teks doa pada halaman ini disusun berdasarkan doa-doa Islami yang umum digunakan oleh umat Muslim, termasuk referensi bacaan doa harian dari berbagai sumber literatur dan aplikasi Islami. Penjelasan disajikan untuk tujuan edukasi dan kemudahan pemahaman.

 

✍️ Ditulis oleh Tim DoaUntuk
🔄 Diperbarui pada 04 Apr 2026

Kata Kunci:

Surat Ash-shu'ara ayat ke 28 surat ash shuaraarti ash shuaramakna ash shuarakeutamaan ash shuaraterjemahan ash shuara

Bagikan:

Facebook Twitter