Tafsir Alquran Surat Ash-Shu'ara Ayat Ke 204
اَفَبِعَذَابِنَا يَسْتَعْجِلُوْنَ
Latin :
a fa bi'adzaabinaa yasta'jiluun
Artinya :
Bukankah mereka yang meminta agar azab Kami dipercepat?
» Tafsir Tahlili :
(204) Ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang musyrik Mekah pernah mengejek Nabi Muhammad dengan menanyakan kapan azab yang dijanjikan itu akan menimpa mereka. Pertanyaan mereka itu dijawab Allah melalui ayat ini dengan mengatakan, “Apakah mereka minta dipercepat datangnya azab yang Kami janjikan itu?” Sebenarnya mereka tidak perlu menanyakan kapan azab yang diancamkan Allah itu datang. Mereka cukup memperhatikan malapetaka yang telah menimpa umat-umat dahulu yang telah mendustakan para rasul yang diutus Allah kepada mereka. Padahal umat-umat dahulu itu adalah umat yang gagah perkasa dan mempunyai kemampuan untuk memakmurkan negara mereka, tetapi tidak seorang pun di antara mereka yang sanggup mengelakkan diri dari azab Allah.
» Tafsir Wajiz :
Bukankah mereka yang meminta agar azab kami dipercepat? Akan tetapi, ketika Kami menimpakan azab itu kepada mereka, mereka meminta agar diberi kesempatan sekali lagi untuk bertobat. Inilah sikap mereka yang saling bertentangan.
» Tentang :
Surat Ash-Shu'ara mengandung pesan-pesan pokok yang berkaitan dengan iman, akhlak, dan petunjuk hidup.
Ayat-ayatnya menampilkan kombinasi ajaran teologis dan nasihat moral yang relevan untuk kehidupan sehari-hari.
Teks ini sering menyertakan kisah-kisah nabi atau perumpamaan untuk memberi pelajaran praktis.
Pembaca dianjurkan memahami konteks ayat agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penafsiran.
Surat ini menegaskan pentingnya berpegang pada wahyu sebagai sumber petunjuk dan hukum.
Dalam banyak bagian terdapat panggilan untuk bertakwa, berbuat adil, dan menjaga akhlak sosial.
Kandungan surat ini dapat dipakai sebagai dasar refleksi spiritual dan pedoman tindakan yang beretika.
Pemahaman yang matang membutuhkan pembelajaran dari ulama dan rujukan tafsir yang terpercaya.
Menghayati makna surat ini membantu membangun keseimbangan antara keyakinan batin dan praktik quotidien.
Semoga penghayatan isi surat ini menumbuhkan keteguhan iman dan perbaikan moral.
Sumber & Catatan
Teks doa pada halaman ini disusun berdasarkan doa-doa Islami yang umum digunakan oleh umat Muslim, termasuk referensi bacaan doa harian dari berbagai sumber literatur dan aplikasi Islami. Penjelasan disajikan untuk tujuan edukasi dan kemudahan pemahaman.
✍️ Ditulis oleh Tim DoaUntuk
🔄 Diperbarui pada 09 Apr 2026