DoaUntuk

Tafsir Alquran Surat An-Nahl Ayat Ke 4

๐Ÿ—“๏ธ 07 Mar 2026 ๐Ÿ‘๏ธ 11.749x Dibaca Al-qur'an Lengkap
Ukuran Font:
 
 
ูค

ุฎูŽู„ูŽู‚ูŽ ุงู„ู’ุงูู†ู’ุณูŽุงู†ูŽ ู…ูู†ู’ ู†ู‘ูุทู’ููŽุฉู ููŽุงูุฐูŽุง ู‡ููˆูŽ ุฎูŽุตููŠู’ู…ูŒ ู…ู‘ูุจููŠู’ู†ูŒ

 

Latin :
kholaqol-ingsaana min nuthfating fa idzaa huwa khoshiimum mubiin

 

Artinya :
Dia telah menciptakan manusia dari mani, ternyata dia menjadi pembantah yang nyata.

» Tafsir Tahlili :
(4) Kemudian dalam ayat ini, Allah menjelaskan proses kejadian diri manusia bahwa Dia menciptakannya dari nuแนญfah. Dalam ayat yang lain dijelaskan bahwa Allah menciptakan manusia dari air yang lemah. Kejadian itu melalui proses perkembangan. Di dalam kandungan, mani berubah menjadi โ€˜alaqah (sesuatu yang menggantung di dinding rahim), kemudian menjadi gumpalan daging. Setelah mengalami jangka waktu 4 bulan mulai terwujud janin yang sempurna, dan setelah 9 bulan kejadian, bayi itu dikeluarkan dari kandungan ibunya ke alam dunia. Setelah itu, bayi masih memerlukan bantuan dan perawatan ibunya untuk disusui, dirawat, dan dididik sampai dewasa dan dapat berpikir secara sempurna.
Manusia yang mengalami proses penciptaan yang rumit dan bertahap, dari makhluk yang lemah menjadi yang perkasa ini, tiba-tiba mengingkari keesaan penciptanya dan terjadinya hari kebangkitan, serta memusuhi para rasul Allah, padahal ia diciptakan hanya sebagai hamba. Manusia bahkan melupakan asal kejadiannya bahwa ia diciptakan dari setetes air yang tidak mempunyai kemampuan sedikit pun. Mereka berkata dengan terus-terang, sebagaimana dijelaskan dalam firman Allah:
ูˆูŽู‚ูŽุงู„ููˆู’ู“ุง ุงูู†ู’ ู‡ููŠูŽ ุงูู„ู‘ูŽุง ุญูŽูŠูŽุงุชูู†ูŽุง ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ูˆูŽู…ูŽุง ู†ูŽุญู’ู†ู ุจูู…ูŽุจู’ุนููˆู’ุซููŠู’ู†ูŽ
Dan tentu mereka akan mengatakan (pula), โ€Hidup hanyalah di dunia ini, dan kita tidak akan dibangkitkan.โ€ (al-Anโ€˜ฤm/6: 29);Mereka juga mengingkari kebangkitan kembali manusia setelah mati dan menjadi tulang-belulang. Firman Allah:
ู‚ูŽุงู„ูŽ ู…ูŽู†ู’ ูŠู‘ูุญู’ูŠู ุงู„ู’ุนูุธูŽุงู…ูŽ ูˆูŽู‡ููŠูŽ ุฑูŽู…ููŠู’ู…ูŒ
โ€ฆDia berkata, โ€œSiapakah yang dapat menghidupkan tulang-belulang yang telah hancur luluh?โ€ (Yฤsฤซn/36: 78)

» Tafsir Wajiz :
Dia Yang Mahaesa dan Mahakuasa itu juga telah menciptakan manusia dari setetes mani yang secara lahiriah tampak remeh, tidak berarti, dan tidak berdaya, ternyata dia berubah menjadi manusia yang kuat dan tangguh, bahkan dia berubah menjadi pembantah yang nyata tentang Tuhan dan hakikat dirinya.

» Tentang :
Surat An-Nahl mengandung pesan-pesan pokok yang berkaitan dengan iman, akhlak, dan petunjuk hidup.
Ayat-ayatnya menampilkan kombinasi ajaran teologis dan nasihat moral yang relevan untuk kehidupan sehari-hari.
Teks ini sering menyertakan kisah-kisah nabi atau perumpamaan untuk memberi pelajaran praktis.
Pembaca dianjurkan memahami konteks ayat agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penafsiran.
Surat ini menegaskan pentingnya berpegang pada wahyu sebagai sumber petunjuk dan hukum.
Dalam banyak bagian terdapat panggilan untuk bertakwa, berbuat adil, dan menjaga akhlak sosial.
Kandungan surat ini dapat dipakai sebagai dasar refleksi spiritual dan pedoman tindakan yang beretika.
Pemahaman yang matang membutuhkan pembelajaran dari ulama dan rujukan tafsir yang terpercaya.
Menghayati makna surat ini membantu membangun keseimbangan antara keyakinan batin dan praktik quotidien.
Semoga penghayatan isi surat ini menumbuhkan keteguhan iman dan perbaikan moral.

Sumber & Catatan

Teks doa pada halaman ini disusun berdasarkan doa-doa Islami yang umum digunakan oleh umat Muslim, termasuk referensi bacaan doa harian dari berbagai sumber literatur dan aplikasi Islami. Penjelasan disajikan untuk tujuan edukasi dan kemudahan pemahaman.

 

โœ๏ธ Ditulis oleh Tim DoaUntuk
๐Ÿ”„ Diperbarui pada 07 Mar 2026

Kata Kunci:

Surat An-nahl ayat ke 4 surat an nahlarti an nahlmakna an nahlkeutamaan an nahlterjemahan an nahl

Bagikan:

Facebook Twitter