DoaUntuk

Tafsir Alquran Surat Al-Ma'idah Ayat Ke 77

🗓️ 03 Mar 2026 👁️ 10.743x Dibaca Al-qur'an Lengkap
Ukuran Font:
 
 
٧٧

قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ لَا تَغْلُوْا فِيْ دِيْنِكُمْ غَيْرَ الْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعُوْٓا اَهْوَاۤءَ قَوْمٍ قَدْ ضَلُّوْا مِنْ قَبْلُ وَاَضَلُّوْا كَثِيْرًا وَّضَلُّوْا عَنْ سَوَاۤءِ السَّبِيْلِ ࣖ

 

Latin :
qul yaaa ahlal-kitaabi laa taghluu fii diinikum ghoirol-haqqi wa laa tattabi'uuu ahwaaa`a qouming qod dholluu ming qoblu wa adholluu katsiirow wa dholluu 'ang sawaaa`is-sabiil

 

Artinya :
Katakanlah (Muhammad), "Wahai Ahli Kitab! Janganlah kamu berlebih-lebihan dengan cara yang tidak benar dalam agamamu. Dan janganlah kamu mengikuti keinginan orang-orang yang telah tersesat dahulu dan (telah) menyesatkan banyak (manusia), dan mereka sendiri tersesat dari jalan yang lurus."

» Tafsir Tahlili :
(77) Pada ayat ini Allah melarang Ahli Kitab yang pada masa Nabi Muhammad bertindak keterlaluan di dalam agama sebagaimana nenek moyang mereka dahulu dan melarang mereka mengikuti sebab-sebab yang membawa nenek moyang mereka kepada kesesatan sehingga rnenyesatkan pula orang lain dari jalan kebenaran (ajaran Islam). Mereka meninggalkan hukum syariat dan mengikuti hawa nafsu yang buruk. Jadi dengan ayat ini dapatlah disimpulkan bahwa Ahli Kitab itu adalah:
a. Orang-orang yang sesat sejak dahulu karena mereka mengikuti hawa nafsu dalam urusan agama, membuat bid‘ah, menghalalkan yang haram dan meninggalkan sunah Rasul.
b. Orang lain menjadi sesat, karena mereka setelah sesat berusaha menyesatkan orang lain, memperluas bid‘ah yang diada-adakan oleh para pendeta mereka.
c. Orang yang berpaling dari agama Islam, terus-menerus berada dalam kesesatan, berarti mereka telah berbuat melampaui batas, berbuat bid‘ah dan menyimpang dari itikad yang benar.

» Tafsir Wajiz :
Selain mempersekutukan Tuhan, ternyata sebagian dari Ahli Kitab juga sering bersikap melampaui batas. Oleh karena itu, Allah memerintah kepada Rasulullah untuk mengingatkan mereka. Katakanlah, Hai Ahli Kitab, janganlah kamu berlebih-lebihan atau melampaui batas dengan cara yang tidak benar dalam berkeyakinan dan melaksanakan ajaran agamamu. Selain itu, hendaknya kamu semua tidak bersikap taklid dan jangan pula kamu mengikuti keinginan atau hawa nafsu orang-orang yang telah tersesat sejak masa dahulu, yaitu sejak sebelum kedatanganku. Sebab pada hakikatnya, mereka itu merupakan orang yang sesat, dan mereka dengan perilaku dan keinginan itu juga telah menyesatkan banyak manusia. Dan ketahuilah bahwa mereka sendiri itu sungguh telah tersesat dari jalan yang lurus yang telah ditetapkan Allah.”

» Tentang :
Surat Al-Ma'idah menegaskan pemenuhan janji, kepatuhan pada perjanjian, dan batasan halal-haram.
Surat ini memuat ketentuan konsumsi makanan, peraturan etika, dan penegakan hukum sosial.
Pesan moral termasuk menjaga kesucian akhlak serta tidak menggunakan agama sebagai alat keuntungan.
Al-Ma'idah mengingatkan pentingnya integritas dan persamaan di depan hukum.

Sumber & Catatan

Teks doa pada halaman ini disusun berdasarkan doa-doa Islami yang umum digunakan oleh umat Muslim, termasuk referensi bacaan doa harian dari berbagai sumber literatur dan aplikasi Islami. Penjelasan disajikan untuk tujuan edukasi dan kemudahan pemahaman.

 

✍️ Ditulis oleh Tim DoaUntuk
🔄 Diperbarui pada 03 Mar 2026

Kata Kunci:

Surat Al-ma'idah ayat ke 77 surat al maidaharti al maidahmakna al maidahkeutamaan al maidahterjemahan al maidah

Bagikan:

Facebook Twitter