Tafsir Alquran Surat Al-Hadid Ayat Ke 11
ู ููู ุฐูุง ุงูููุฐููู ููููุฑูุถู ุงููููฐูู ููุฑูุถูุง ุญูุณูููุง ููููุถูฐุนููููู ูููู ููููููู ุงูุฌูุฑู ููุฑูููู ู
Latin :
mang dzalladzii yuqridhullaaha qordhon hasanang fa yudhoo'ifahuu lahuu wa lahuuu ajrung kariim
Artinya :
Barang siapa meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, maka Allah akan mengembalikannya berlipat ganda untuknya, dan baginya pahala yang mulia.
» Tafsir Tahlili :
(11) Allah mengajak berinfak pada jalan-Nya serta menjanjikan kepada orang yang mau melakukannya. Siapa saja yang berinfak pada jalan Tuhannya dengan harapan mendapat pahala, maka Tuhannya akan me-lipatgandakan pahala infaknya itu dengan memberikan satu kebajikan menjadi tujuh ratus kali dan akan memperoleh balasan yang tidak terhingga di dalam surga.
Ibnu Masโลซd berkata, โSebelum ayat ini turun, Abu Dahdah al-Anแนฃari bertanya kepada Nabi saw. โWahai Rasulullah, menurut pengertian saya, bahwa Allah sesungguhnya menghendaki pinjaman.โ โYa, benar, hai Abu Dahdah,โ jawab Nabi Muhammad saw. โYa Rasulullah ulurkanlah tanganmu,โ lalu dipegangnya tangan beliau sambil berkata, โYa Rasulullah kebun kurma saya kupinjamkan kepada Allah. Di dalamnya ada tujuh ratus batang kurma dan tinggal di sana istri Abu Dahdah bersama anak-anaknya lalu dikatakannya kepada istrinya. โKeluarlah engkau dari kebun ini wahai istriku bersama anak-anakmu karena sesungguhnya aku telah meminjamkan kebun kita ini kepada Allah,โ istrinya menjawab, โSungguh benar kabarmu hai Abu Dahdah.โ Lalu keluarlah istri dan anak-anaknya dari kebun itu. Lalu Nabi Muhammad saw bersabda, โAlangkah banyaknya mata air di dalam surga kepunyaan Abu Dahdah.โ
» Tafsir Wajiz :
Untuk mendorong agar manusia gemar bersedekah, Allah menetap-kan bahwa barang siapa meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, berupa kebajikan atau sedekah kepada orang lain, maka Allah akan mengembalikannya dengan jumlah yang berlipat ganda untuknya. Dan selain itu, baginya akan dikaruniakan pahala yang mulia dari Allah.
» Tentang :
Surat Al-Hadid mengandung pesan-pesan pokok yang berkaitan dengan iman, akhlak, dan petunjuk hidup.
Ayat-ayatnya menampilkan kombinasi ajaran teologis dan nasihat moral yang relevan untuk kehidupan sehari-hari.
Teks ini sering menyertakan kisah-kisah nabi atau perumpamaan untuk memberi pelajaran praktis.
Pembaca dianjurkan memahami konteks ayat agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penafsiran.
Surat ini menegaskan pentingnya berpegang pada wahyu sebagai sumber petunjuk dan hukum.
Dalam banyak bagian terdapat panggilan untuk bertakwa, berbuat adil, dan menjaga akhlak sosial.
Kandungan surat ini dapat dipakai sebagai dasar refleksi spiritual dan pedoman tindakan yang beretika.
Pemahaman yang matang membutuhkan pembelajaran dari ulama dan rujukan tafsir yang terpercaya.
Menghayati makna surat ini membantu membangun keseimbangan antara keyakinan batin dan praktik quotidien.
Semoga penghayatan isi surat ini menumbuhkan keteguhan iman dan perbaikan moral.
Sumber & Catatan
Teks doa pada halaman ini disusun berdasarkan doa-doa Islami yang umum digunakan oleh umat Muslim, termasuk referensi bacaan doa harian dari berbagai sumber literatur dan aplikasi Islami. Penjelasan disajikan untuk tujuan edukasi dan kemudahan pemahaman.
โ๏ธ Ditulis oleh Tim DoaUntuk
๐ Diperbarui pada 27 Jul 2026