DoaUntuk

Tafsir Alquran Surat Al-Furqan Ayat Ke 28

๐Ÿ—“๏ธ 28 Feb 2026 ๐Ÿ‘๏ธ 8.846x Dibaca Al-qur'an Lengkap
Ukuran Font:
 
 
ูขูจ

ูŠูฐูˆูŽูŠู’ู„ูŽุชูฐู‰ ู„ูŽูŠู’ุชูŽู†ููŠู’ ู„ูŽู…ู’ ุงูŽุชู‘ูŽุฎูุฐู’ ููู„ูŽุงู†ู‹ุง ุฎูŽู„ููŠู’ู„ู‹ุง

 

Latin :
yaa wailataa laitanii lam attakhidz fulaanan kholiilaa

 

Artinya :
Wahai, celaka aku! Sekiranya (dulu) aku tidak menjadikan si fulan itu teman akrab(ku),

» Tafsir Tahlili :
(27-28) Pada hari itu, orang-orang yang zalim akan menggigit jari mereka dengan penuh penyesalan karena telah melalaikan kewajiban-kewajibannya selama hidup di dunia. Dengan sombong, mereka telah berpaling dari kebenaran yang dibawa oleh utusan Allah kepada mereka. Mereka menangis tersedu-sedu menyesali diri seandainya dulu ketika hidup di dunia mereka mengikuti ajakan Rasulullah kepada jalan yang lurus yang membawa keselamatan dunia dan akhirat. Mereka berkata dengan penuh penyesalan, โ€œSeandainya aku di dunia dulu mengikuti Muhammad, bersama-sama beliau menuju jalan yang benar. Andaikan aku dulu dapat menahan kesombongan sehingga dengan tulus ikhlas memeluk agama Islam, niscaya aku tidak merasakan kesulitan ini.โ€ Hanya sayang penyesalan itu tidak berguna lagi.
Mereka menyesal karena keliru mencari kawan. Ini kecelakaan dan kebinasaan yang besar. โ€œSeandainya aku dulu tidak menjadikan si fulan itu teman akrabku, tentu dia tidak dapat menjerumuskan aku ke dalam kesesatan.โ€ Memang yang menjerumuskan manusia ke dalam kecelakaan dan kesesatan itu ada kalanya setan sendiri atau setan yang berbentuk manusia, seperti seorang musyrik Arab yang bernama Ubay bin Khalaf.
Persahabatan โ€˜Uqbah bin Abฤซ Muโ€˜aiแนญ dengan Ubay bin Khalaf sangat berpengaruh baginya. โ€˜Uqbah bin Abฤซ Muโ€˜aiแนญ sering menghadiri pengajian Nabi Muhammad sehingga menjadi kenalan yang baik. Pada suatu hari, ia mengundang Nabi Muhammad untuk makan di rumahnya. Ketika itu, Nabi tidak mau makan kecuali jika โ€˜Uqbah bin Abฤซ Muโ€˜aiแนญ mau masuk Islam, lalu โ€˜Uqbah membaca dua kalimat syahadat.
Namun sahabat โ€˜Uqbah bin Abฤซ Muโ€˜aiแนญ yang bernama Ubay bin Khalaf tidak senang dan marah kepadanya. โ€˜Uqbah bin Abฤซ Muโ€˜aiแนญ lalu mengatakan bahwa ia masuk Islam hanya pura-pura saja. Ubay bin Khalaf menyuruh agar โ€˜Uqbah bin Abฤซ Muโ€˜aiแนญ meludahi wajah Nabi Muhammad. Hal itu lalu dilakukannya ketika beliau sedang melaksanakan salat di Dฤr an-Nadwah, dekat Baitullah. โ€˜Uqbah bin Abฤซ Muโ€˜aiแนญ mematuhi apa yang dikehendaki sahabatnya. Demikianlah akibat persahabatan dengan orang yang tidak baik akan membawa akibat yang tidak baik pula.
Nabi Muhammad memberi pedoman agar selalu mencari sahabat atau teman akrab yang baik. Sabda beliau:
ุงู„ุฑู‘ูŽุฌูู„ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุฏููŠู’ู†ู ุฎูŽู„ููŠู’ู„ูู‡ู ููŽู„ู’ูŠูŽู†ู’ุธูุฑู’ ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ู…ูŽู†ู’ ูŠูุฎูŽุงู„ูู„ู (ุฑูˆุงู‡ ุฃุจูˆ ุฏุงูˆุฏ ูˆุงู„ุชุฑู…ุฐูŠ ุนู† ุฃุจูŠ ู‡ุฑูŠุฑุฉ)
Seseorang akan mengikuti perilaku temannya, maka perhatikanlah siapa temanmu. (Riwayat Abลซ Dฤwud dan at-Tirmiลผฤซ dari Abลซ Hurairah);Dan sabda Rasulullah saw:
ุฅู†ู‘ูŽู…ูŽุง ู…ูŽุซูŽู„ู ุงู„ู’ุฌูŽู„ููŠู’ุณู ุงู„ุตู‘ูŽุงู„ูุญู ูˆูŽุงู„ู’ุฌูŽู„ููŠู’ุณู ุงู„ุณู‘ููˆู’ุกู ูƒูŽุญูŽุงู…ูู„ู ุงู„ู’ู…ูุณู’ูƒู ูˆูŽู†ูŽุงููุฎู ุงู„ู’ูƒููŠู’ุฑู ููŽุญูŽุงู…ูู„ู ุงู„ู’ู…ูุณู’ูƒู ุฅูู…ู‘ูŽุง ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุญู’ุฐููŠูŽูƒูŽ ูˆูŽุฅูู…ู‘ูŽุง ุฃูŽู†ู’ ุชูŽุจู’ุชูŽุงุนูŽ ู…ูู†ู’ู‡ู ูˆูŽุฅููู…ู‘ูŽุง ุฃูŽู†ู’ ุชูŽุฌูุฏูŽ ู…ูู†ู’ู‡ู ุฑููŠู’ุญู‹ุง ุทูŽูŠู‘ูุจูŽุฉู‹ ูˆูŽู†ูŽุงููุฎู ุงู„ู’ูƒููŠู’ุฑู ุฅูู…ู‘ูŽุง ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุญู’ุฑูู‚ูŽ ุซููŠูŽุงุจูŽูƒูŽ ูˆูŽุฅูู…ู‘ูŽุง ุฃูŽู†ู’ ุชูŽุฌูุฏูŽ ู…ูู†ู’ู‡ู ุฑููŠู’ุญู‹ุง ู…ูู†ู’ุชูู†ูŽุฉู‹. (ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุดูŠุฎุงู† ุนู† ุฃุจูŠ ู…ูˆุณู‰ ุงู„ุฃุดุนุฑู‰)
Perumpamaan teman duduk yang baik dan yang jahat ialah seperti pembawa minyak kasturi dan pandai besi. Pembawa minyak kasturi itu adakalanya kamu menerima atau membeli minyak daripadanya. Dan paling sedikit kamu mendapatkan bau harum daripadanya. Adapun pandai besi kadang-kadang ia membakar pakaianmu (karena semburan apinya) atau kamu menjumpai bau yang tidak sedap.โ€ (Riwayat asy-Syaikhฤn dari Abลซ Mลซsa al-Asyโ€˜arฤซ).

» Tafsir Wajiz :
โ€œWahai, celaka aku! Sekiranya dulu ketika di dunia aku tidak menjadikan si fulan itu teman akrab-ku, temanku itulah yang ikut mempengaruhiku, sehingga aku menjadi pendosa dengan kekafiran dan kemusyrikan.โ€

» Tentang :
Surat Al-Furqan mengandung pesan-pesan pokok yang berkaitan dengan iman, akhlak, dan petunjuk hidup.
Ayat-ayatnya menampilkan kombinasi ajaran teologis dan nasihat moral yang relevan untuk kehidupan sehari-hari.
Teks ini sering menyertakan kisah-kisah nabi atau perumpamaan untuk memberi pelajaran praktis.
Pembaca dianjurkan memahami konteks ayat agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penafsiran.
Surat ini menegaskan pentingnya berpegang pada wahyu sebagai sumber petunjuk dan hukum.
Dalam banyak bagian terdapat panggilan untuk bertakwa, berbuat adil, dan menjaga akhlak sosial.
Kandungan surat ini dapat dipakai sebagai dasar refleksi spiritual dan pedoman tindakan yang beretika.
Pemahaman yang matang membutuhkan pembelajaran dari ulama dan rujukan tafsir yang terpercaya.
Menghayati makna surat ini membantu membangun keseimbangan antara keyakinan batin dan praktik quotidien.
Semoga penghayatan isi surat ini menumbuhkan keteguhan iman dan perbaikan moral.

Sumber & Catatan

Teks doa pada halaman ini disusun berdasarkan doa-doa Islami yang umum digunakan oleh umat Muslim, termasuk referensi bacaan doa harian dari berbagai sumber literatur dan aplikasi Islami. Penjelasan disajikan untuk tujuan edukasi dan kemudahan pemahaman.

 

โœ๏ธ Ditulis oleh Tim DoaUntuk
๐Ÿ”„ Diperbarui pada 28 Feb 2026

Kata Kunci:

Surat Al-furqan ayat ke 28 surat al furqanarti al furqanmakna al furqankeutamaan al furqanterjemahan al furqan

Bagikan:

Facebook Twitter