DoaUntuk

Tafsir Alquran Surat Al-A'raf Ayat Ke 79

๐Ÿ—“๏ธ 01 Apr 2026 ๐Ÿ‘๏ธ 18.785x Dibaca Al-qur'an Lengkap
Ukuran Font:
 
 
ูงูฉ

ููŽุชูŽูˆูŽู„ู‘ูฐู‰ ุนูŽู†ู’ู‡ูู…ู’ ูˆูŽู‚ูŽุงู„ูŽ ูŠูฐู‚ูŽูˆู’ู…ู ู„ูŽู‚ูŽุฏู’ ุงูŽุจู’ู„ูŽุบู’ุชููƒูู…ู’ ุฑูุณูŽุงู„ูŽุฉูŽ ุฑูŽุจู‘ููŠู’ ูˆูŽู†ูŽุตูŽุญู’ุชู ู„ูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽู„ูฐูƒูู†ู’ ู„ู‘ูŽุง ุชูุญูุจู‘ููˆู’ู†ูŽ ุงู„ู†ู‘ูฐุตูุญููŠู’ู†ูŽ

 

Latin :
fa tawallaa 'an-hum wa qoola yaa qoumi laqod ablaghtukum risaalata robbii wa nashohtu lakum wa laakil laa tuhibbuunan-naashihiin

 

Artinya :
Kemudian dia (Saleh) pergi meninggalkan mereka sambil berkata, "Wahai kaumku! Sungguh, aku telah menyampaikan amanat Tuhanku kepadamu dan aku telah menasihati kamu. Tetapi kamu tidak menyukai orang yang memberi nasihat."

» Tafsir Tahlili :
(79) Setelah kaum แน amลซd binasa akibat disambar petir, ayat ini menerangkan bahwa Nabi Saleh dengan rasa haru dan sedih berkata kepada mereka yang sudah mati, bahwa dia sesungguhnya telah menyampaikan amanat Tuhannya dan telah cukup memberi nasihat kepada mereka namun mereka tidak suka menerima nasihat. Seruan Nabi Saleh ini yang ditujukan kepada kaumnya yang telah mati itu menunjukkan betapa cintanya kepada kaumnya. Hal mana mengingatkan kita kepada seruan Nabi Muhammad terhadap sebagian orang-orang Quraisy yang telah mati dan sudah dikuburkan dalam Perang Badar. Rasulullah berkata:
ูŠูŽุง ุงูŽุจูŽุง ุฌูŽู‡ู’ู„ู ุจู’ู†ู ู‡ูุดูŽุงู…ู, ูŠูŽุง ุนูุชู’ุจูŽุฉู ุจู’ู†ู ุฑูŽุจููŠู’ุนูŽุฉูŽ ูŠูŽุง ุดูŽูŠู’ุจูŽุฉู ุจู’ู†ู ุฑูŽุจููŠู’ุนูŽุฉูŽ ูˆูŽูŠูŽุง ููู„ุงูŽู†ู ุจู’ู†ู ููู„ุงูŽู†ู ูˆูŽููู„ุงูŽู†ู ุจู’ู†ู ููู„ุงูŽู†ู: ู‡ูŽู„ู’ ูˆูŽุฌูŽุฏู’ุชูู…ู’ ู…ูŽุง ูˆูŽุนูŽุฏูŽ ุฑูŽุจู‘ููƒูู…ู’ ุญูŽู‚ู‘ู‹ุง ููŽุงูู†ู‘ูู‰ ูˆูŽุฌูŽุฏู’ุชู ู…ูŽุง ูˆูŽุนูŽุฏูŽู†ูู‰ ุฑูŽุจู‘ูู‰ ุญูŽู‚ู‘ู‹ุงุŸ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ู„ูŽู‡ู ุนูู…ูŽุฑู: ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู’ู„ูŽ ุงู„ู„ู‡ูุŒ ู…ูŽุง ุชููƒูŽู„ู‘ูู…ู ู…ูู†ู’ ุฃูŽู‚ู’ูˆูŽุงู…ู ู‚ูŽุฏู’ ุฌูŽูŠู‘ูŽูููˆู’ุง ุŸ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ู ุตูŽู„ู‰ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‡ ูุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ู‘ูŽ: ูˆูŽุงู„ู‘ูŽุฐููŠู’ ู†ูŽูู’ุณููŠู’ ุจููŠูŽุฏูู‡ู ู…ูŽุง ุฃูŽู†ู’ุชูู…ู’ ุจูุฃูŽุณู’ู…ูŽุนูŽ ู„ูู…ูŽุง ุฃูŽู‚ููˆู’ู„ู ู…ูู†ู’ู‡ูู…ู’ ูˆูŽู„ูŽูƒูู†ู’ ู„ุงูŽ ูŠูุฌููŠู’ุจููˆู’ู†ูŽ (ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุจุฎุงุฑูŠ ูˆู…ุณู„ู… ุนู† ุงุจูŠ ุทู„ุญุฉ ุงู„ุงู†ุตุงุฑูŠ )
โ€œWahai Abu Jahal bin Hisyam, wahai Utbah bin Rabiโ€˜ah. Wahai Syaibah bin Rabiโ€˜ah dan wahai Fulan anak Fulan, Adakah sekarang ini kamu menemukan apa-apa yang dijanjikan Allah itu benar? Karena aku telah menemukan apa yang dijanjikan Tuhanku itu benar. Umar berkata, โ€œYa Rasulullah, apa guna berbicara dengan tubuh yang tidak bernyawa?โ€ Rasulullah menjawab, โ€œDemi Tuhan dimana diriku tergantung pada-Nya. Kamu tidaklah lebih mendengar dari mereka terhadap apa yang aku katakan. Tetapi mereka tidak dapat menjawab.โ€ (Riwayat al-Bukhฤrฤซ dan Muslim dari Abu แนฌalแธฅah al-Anแนฃari).
Ayat 79 ini tidak mengutarakan bahwa Nabi Saleh menghindar dari kaumnya sebelum datang azab Allah, demikian juga tidak mengutarakan tentang nasib sebagian kaum แน amลซd yang beriman kepada Nabi Saleh. Namun ayat 79 ini jelas mengutarakan bahwa Nabi Saleh diselamatkan oleh Allah. Ibnu Kaแนกฤซr menerangkan bahwa Allah menyelamatkan Nabi Saleh dan pengikutnya dari azab tersebut kemudian pergi dan tinggal di Haran.

» Tafsir Wajiz :
Setelah melihat kebinasaan yang menimpa kaumnya akibat disambar petir dan gempa, kemudian dia, Nabi Saleh, pergi dengan berat hati, sedih dan rasa haru meninggalkan mereka yang sudah mati sambil berkata dengan penuh penyesalan dan rasa iba, โ€œWahai kaumku! Sungguh, aku telah menyampaikan amanat Tuhanku berupa pesan dan peringatan-Nya, kepadamu dan aku telah cukup menasihati kamu dengan melarangmu melakukan perbuatan yang akan membawa bencana bagimu. Tetapi kamu tidak menghiraukan seruanku, bahkan tidak menyukai orang yang memberi nasihat, siapa pun dia.โ€ Seruan Nabi Saleh ini menunjukkan cintanya yang sa-ngat besar kepada kaumnya.

» Tentang :
Surat Al-A'raf mengandung pesan-pesan pokok yang berkaitan dengan iman, akhlak, dan petunjuk hidup.
Ayat-ayatnya menampilkan kombinasi ajaran teologis dan nasihat moral yang relevan untuk kehidupan sehari-hari.
Teks ini sering menyertakan kisah-kisah nabi atau perumpamaan untuk memberi pelajaran praktis.
Pembaca dianjurkan memahami konteks ayat agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penafsiran.
Surat ini menegaskan pentingnya berpegang pada wahyu sebagai sumber petunjuk dan hukum.
Dalam banyak bagian terdapat panggilan untuk bertakwa, berbuat adil, dan menjaga akhlak sosial.
Kandungan surat ini dapat dipakai sebagai dasar refleksi spiritual dan pedoman tindakan yang beretika.
Pemahaman yang matang membutuhkan pembelajaran dari ulama dan rujukan tafsir yang terpercaya.
Menghayati makna surat ini membantu membangun keseimbangan antara keyakinan batin dan praktik quotidien.
Semoga penghayatan isi surat ini menumbuhkan keteguhan iman dan perbaikan moral.

Sumber & Catatan

Teks doa pada halaman ini disusun berdasarkan doa-doa Islami yang umum digunakan oleh umat Muslim, termasuk referensi bacaan doa harian dari berbagai sumber literatur dan aplikasi Islami. Penjelasan disajikan untuk tujuan edukasi dan kemudahan pemahaman.

 

โœ๏ธ Ditulis oleh Tim DoaUntuk
๐Ÿ”„ Diperbarui pada 01 Apr 2026

Kata Kunci:

Surat Al-a'raf ayat ke 79 surat al arafarti al arafmakna al arafkeutamaan al arafterjemahan al araf

Bagikan:

Facebook Twitter