Tafsir Alquran Surat Qaf Ayat Ke 30
يَوْمَ نَقُوْلُ لِجَهَنَّمَ هَلِ امْتَلَـْٔتِ وَتَقُوْلُ هَلْ مِنْ مَّزِيْدٍ
Latin :
yauma naquulu lijahannama halimtala`ti wa taquulu hal mim maziid
Artinya :
(lngatlah) pada hari (ketika) Kami bertanya kepada Jahanam "Apakah kamu sudah penuh?" la menjawab, "Masih adakah tambahan?"
» Tafsir Tahlili :
(30) Nabi Muhammad diperintahkan Allah untuk memberi peringatan kepada kaumnya pada hari Allah akan berfirman kepada neraka Jahanam, “Apakah kamu sudah penuh?” Neraka Jahanam menjawab bahwa ia belum penuh dan boleh ditambah lagi.
Ayat 30 ini menunjukkan betapa luas dan dalamnya neraka Jahanam. Jin dan manusia dilemparkan ke dalamnya sekelompok demi sekelompok sehingga penuh sesak.
Percakapan dan tanya jawab ini dikemukakan secara tamsil agar lebih mudah ditanggapi dan agar lebih jelas gambaran peristiwanya.
Ibnu ‘Abbās dalam menafsirkan ayat ini menerangkan bahwa Allah telah bersumpah dalam ayat:
لَمَنْ تَبِعَكَ مِنْهُمْ لَاَمْلَـَٔنَّ جَهَنَّمَ مِنْكُمْ اَجْمَعِيْنَ
Sesungguhnya barang siapa di antara mereka ada yang mengikutimu, pasti akan Aku isi neraka Jahanam dengan kamu semua. (al-A‘rāf/7: 18)
» Tafsir Wajiz :
Ingatlah pada hari ketika orang kafir ditetapkan masuk neraka, Kami, Allah dan para malaikat-Nya bertanya kepada Jahanam, “Apakah kamu sudah penuh oleh para pendurhaka?” Ia menjawab, “Masih adakah tambahan?” Ayat ini menunjukkan betapa luas dan dalamnya neraka Jahanam. Jin dan manusia dilemparkan ke dalamnya sehingga penuh sesak.
» Tentang :
Surat Qaf mengandung pesan-pesan pokok yang berkaitan dengan iman, akhlak, dan petunjuk hidup.
Ayat-ayatnya menampilkan kombinasi ajaran teologis dan nasihat moral yang relevan untuk kehidupan sehari-hari.
Teks ini sering menyertakan kisah-kisah nabi atau perumpamaan untuk memberi pelajaran praktis.
Pembaca dianjurkan memahami konteks ayat agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penafsiran.
Surat ini menegaskan pentingnya berpegang pada wahyu sebagai sumber petunjuk dan hukum.
Dalam banyak bagian terdapat panggilan untuk bertakwa, berbuat adil, dan menjaga akhlak sosial.
Kandungan surat ini dapat dipakai sebagai dasar refleksi spiritual dan pedoman tindakan yang beretika.
Pemahaman yang matang membutuhkan pembelajaran dari ulama dan rujukan tafsir yang terpercaya.
Menghayati makna surat ini membantu membangun keseimbangan antara keyakinan batin dan praktik quotidien.
Semoga penghayatan isi surat ini menumbuhkan keteguhan iman dan perbaikan moral.
Sumber & Catatan
Teks doa pada halaman ini disusun berdasarkan doa-doa Islami yang umum digunakan oleh umat Muslim, termasuk referensi bacaan doa harian dari berbagai sumber literatur dan aplikasi Islami. Penjelasan disajikan untuk tujuan edukasi dan kemudahan pemahaman.
✍️ Ditulis oleh Tim DoaUntuk
🔄 Diperbarui pada 22 Apr 2026