Tafsir Alquran Surat An-Naml Ayat Ke 53
وَاَنْجَيْنَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَكَانُوْا يَتَّقُوْنَ
Latin :
wa anjainalladziina aamanuu wa kaanuu yattaquun
Artinya :
Dan Kami selamatkan orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa.
» Tafsir Tahlili :
(53) Ayat ini menerangkan bahwa Allah telah menyelamatkan Nabi Saleh dan orang-orang yang beriman bersamanya dari malapetaka yang besar itu. Allah menyelamatkan mereka karena tidak mau mengerjakan perbuatan yang menimbulkan kemarahan Allah yang mengakibatkan mereka ditimpa siksa-Nya. Mereka memelihara diri dari kemurkaan Allah dengan mengerjakan semua perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
Ayat ini mengisyaratkan kepada Nabi Muhammad dan orang-orang yang beriman bahwa orang-orang musyrik Mekah akan menerima azab dan malapetaka seperti yang diterima oleh umat-umat dahulu seandainya mereka tetap tidak beriman. Allah akan menyelamatkan Muhammad saw beserta orang-orang yang beriman, sebagaimana Dia telah menyelamatkan Nabi Saleh dan kaumnya. Orang-orang musyrik Mekah yang tetap dalam kemusyrikannya akan dihancurkan Allah.
Setelah kehancuran kaumnya, maka Nabi Saleh dan orang-orang yang beriman pergi ke suatu tempat yang bernama Ramallah di Palestina, dan menetap di negeri itu. Sampai sekarang masih terdapat kuburan Nabi Saleh di dekat kota Ramallah itu. Kuburan ini juga merupakan dokumentasi bagi peristiwa Nabi Saleh dan kaumnya.
» Tafsir Wajiz :
Dan Kami selamatkan Nabi Saleh dan orang-orang yang beriman barsamanya dan mereka selalu bertakwa. Keimanan dan ketakwaan akan membawa keberuntungan bagi pelakunya baik dunia maupun akhirat, karena itulah kehendak Allah pada manusia.
» Tentang :
Surat An-Naml mengandung pesan-pesan pokok yang berkaitan dengan iman, akhlak, dan petunjuk hidup.
Ayat-ayatnya menampilkan kombinasi ajaran teologis dan nasihat moral yang relevan untuk kehidupan sehari-hari.
Teks ini sering menyertakan kisah-kisah nabi atau perumpamaan untuk memberi pelajaran praktis.
Pembaca dianjurkan memahami konteks ayat agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penafsiran.
Surat ini menegaskan pentingnya berpegang pada wahyu sebagai sumber petunjuk dan hukum.
Dalam banyak bagian terdapat panggilan untuk bertakwa, berbuat adil, dan menjaga akhlak sosial.
Kandungan surat ini dapat dipakai sebagai dasar refleksi spiritual dan pedoman tindakan yang beretika.
Pemahaman yang matang membutuhkan pembelajaran dari ulama dan rujukan tafsir yang terpercaya.
Menghayati makna surat ini membantu membangun keseimbangan antara keyakinan batin dan praktik quotidien.
Semoga penghayatan isi surat ini menumbuhkan keteguhan iman dan perbaikan moral.
Sumber & Catatan
Teks doa pada halaman ini disusun berdasarkan doa-doa Islami yang umum digunakan oleh umat Muslim, termasuk referensi bacaan doa harian dari berbagai sumber literatur dan aplikasi Islami. Penjelasan disajikan untuk tujuan edukasi dan kemudahan pemahaman.
✍️ Ditulis oleh Tim DoaUntuk
🔄 Diperbarui pada 06 Jul 2026