DoaUntuk

Tafsir Alquran Surat Al-Anbiya' Ayat Ke 52

๐Ÿ—“๏ธ 12 Mar 2026 ๐Ÿ‘๏ธ 10.380x Dibaca Al-qur'an Lengkap
Ukuran Font:
 
 
ูฅูข

ุงูุฐู’ ู‚ูŽุงู„ูŽ ู„ูุงูŽุจููŠู’ู‡ู ูˆูŽู‚ูŽูˆู’ู…ูู‡ู– ู…ูŽุง ู‡ูฐุฐูู‡ู ุงู„ุชู‘ูŽู…ูŽุงุซููŠู’ู„ู ุงู„ู‘ูŽุชููŠู’ู“ ุงูŽู†ู’ุชูู…ู’ ู„ูŽู‡ูŽุง ุนูฐูƒููููˆู’ู†ูŽ

 

Latin :
idz qoola li`abiihi wa qoumihii maa haadzihit-tamaatsiilullatiii angtum lahaa 'aakifuun

 

Artinya :
(Ingatlah), ketika dia (Ibrahim) berkata kepada ayahnya dan kaumnya, "Patung-patung apakah ini yang kamu tekun menyembahnya?"

» Tafsir Tahlili :
(52) Ayat ini menjelaskan bahwa Allah telah mengaruniakan petunjuk kepada Ibrahim, sehingga ia bertanya kepada ayahnya Azar yang sedang berkumpul bersama kaumnya, tentang patung-patung yang mereka buat dan mereka sembah dengan tekun.
Pertanyaan itu mengandung arti bahwa Azar dan kaumnya seharusnya menggunakan akal pikiran mereka untuk merenungkan bahwa benda-benda tersebut tidak patut disembah, karena tidak mempunyai sifat-sifat sebagai Tuhan yang layak untuk disembah. Mereka menyembah barang-barang yang dicipta, bukan pencipta, serta tidak dapat mendatangkan manfaat untuk dirinya, apalagi untuk orang lain. Mereka tidak mau menyembah Allah padahal Allah adalah Pencipta, Pemelihara, Pendidik, Pelindung, dan Penguasa seluruh mahluk. Andaikata mereka mau memikirkannya, niscaya mereka tidak akan berbuat demikian. Jadi mereka itu sebenarnya adalah orang-orang yang tidak mau menggunakan akal pikiran yang telah dikaruniakan Allah kepada mereka.

» Tafsir Wajiz :
Perjuangan Nabi Ibrahim dalam menegakkan ajaran tauhid dimulai sejak remaja, ketika dia berkata kepada ayahnya yang bernama Azar, dan kaumnya, di Kota Ur, Kaldea, Mesopotamia Timur. Wahai ayahku dan kaumku, โ€œPatung-patung apakah ini yang kamu tekun menyembahnya, padahal patung-patung itu benda mati yang tidak bergerak dan tidak mendengar doa kamu?โ€

» Tentang :
Surat Al-Anbiya' mengandung pesan-pesan pokok yang berkaitan dengan iman, akhlak, dan petunjuk hidup.
Ayat-ayatnya menampilkan kombinasi ajaran teologis dan nasihat moral yang relevan untuk kehidupan sehari-hari.
Teks ini sering menyertakan kisah-kisah nabi atau perumpamaan untuk memberi pelajaran praktis.
Pembaca dianjurkan memahami konteks ayat agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penafsiran.
Surat ini menegaskan pentingnya berpegang pada wahyu sebagai sumber petunjuk dan hukum.
Dalam banyak bagian terdapat panggilan untuk bertakwa, berbuat adil, dan menjaga akhlak sosial.
Kandungan surat ini dapat dipakai sebagai dasar refleksi spiritual dan pedoman tindakan yang beretika.
Pemahaman yang matang membutuhkan pembelajaran dari ulama dan rujukan tafsir yang terpercaya.
Menghayati makna surat ini membantu membangun keseimbangan antara keyakinan batin dan praktik quotidien.
Semoga penghayatan isi surat ini menumbuhkan keteguhan iman dan perbaikan moral.

Sumber & Catatan

Teks doa pada halaman ini disusun berdasarkan doa-doa Islami yang umum digunakan oleh umat Muslim, termasuk referensi bacaan doa harian dari berbagai sumber literatur dan aplikasi Islami. Penjelasan disajikan untuk tujuan edukasi dan kemudahan pemahaman.

 

โœ๏ธ Ditulis oleh Tim DoaUntuk
๐Ÿ”„ Diperbarui pada 12 Mar 2026

Kata Kunci:

Surat Al-anbiya' ayat ke 52 surat al anbiyaarti al anbiyamakna al anbiyakeutamaan al anbiyaterjemahan al anbiya

Bagikan:

Facebook Twitter