DoaUntuk

Tafsir Alquran Surat Al-A'raf Ayat Ke 90

๐Ÿ—“๏ธ 03 Mar 2026 ๐Ÿ‘๏ธ 16.057x Dibaca Al-qur'an Lengkap
Ukuran Font:
 
 
ูฉู 

ูˆูŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽู„ูŽุงู ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู’ู†ูŽ ูƒูŽููŽุฑููˆู’ุง ู…ูู†ู’ ู‚ูŽูˆู’ู…ูู‡ู– ู„ูŽู‰ู•ูู†ู ุงุชู‘ูŽุจูŽุนู’ุชูู…ู’ ุดูุนูŽูŠู’ุจู‹ุง ุงูู†ู‘ูŽูƒูู…ู’ ุงูุฐู‹ุง ู„ู‘ูŽุฎูฐุณูุฑููˆู’ู†ูŽ

 

Latin :
wa qoolal-mala`ulladziina kafaruu ming qoumihii la`inittaba'tum syu'aiban innakum idzal lakhoosiruun

 

Artinya :
Dan pemuka-pemuka dari kaumnya (Syu'aib) yang kafir berkata (kepada sesamanya), "Sesungguhnya jika kamu mengikuti Syu'aib, tentu kamu menjadi orang-orang yang rugi."

» Tafsir Tahlili :
(90) Orang-orang kafir di antara kaum Nabi Syuโ€˜aib, yaitu pemuka-pemuka mereka yang mengingkari ayat-ayat Allah dan mendustakan rasul-Nya sudah berbuat kezaliman, antara lain dengan menghalang-halangi orang lain untuk beriman kepada Nabi Syuโ€˜aib dan agama yang dibawanya, mereka berkata: โ€œJika kamu beriman dan mengikuti seruan Syuโ€˜aib yang mengajak kepada agama tauhid, niscaya kamu akan merugi akibat perbuatan itu karena meninggalkan agama nenek moyang yang kamu anut selama ini. Kamu akan kehilangan kemuliaan dan kehormatan, karena dengan mengikuti Syuโ€˜aib kamu akan menganggap bahwa nenek moyang kamu adalah orang-orang yang sesat dan akan diazab oleh Allah. Di samping itu, kamu juga akan kehilangan harta benda dan keuntungan yang berlipat ganda dalam perdagangan karena agama Syuโ€˜aib tidak memperbolehkan melakukan penipuan dalam berjual beli, terutama mengenai takaran dan timbangan.
Pemuka-pemuka kaum Nabi Syuโ€˜aib jelas bersikap angkuh dan kufur. Sikap angkuh ini timbul karena mereka berkuasa di negeri itu, sifat inilah yang mendorong mereka untuk mengeluarkan ancaman kepada Nabi Syuโ€˜aib dan para pengikutnya untuk mengusir mereka dari Madyan. Sedang sifat kufur mereka telah menyebabkan mereka bertindak untuk menghalang-halangi orang lain menganut agama Allah yang dibawa oleh Nabi Syuโ€˜aib. Mereka adalah orang-orang yang sesat, dan berusaha untuk menyesatkan orang lain.

» Tafsir Wajiz :
Para pemuka kaum Nabi Syuaib merasa putus asa menundukkan Syuaib dan pengikutnya yang tetap teguh pada agama mereka. Mereka merasa cemas pengikut Nabi Syuaib akan semakin banyak melihat kekuatan dan ketegarannya dalam berdakwah. Karena itu, pemuka-pemuka dari kaumnya yang kafir beralih kepada pengikut mereka, mengancam mereka dengan berkata, โ€œSesungguhnya jika kamu mengikuti Syuaib, beriman kepadanya dan meninggalkan ajaran dan tradisi leluhur kamu, tentu kamu menjadi orang-orang yang rugi, karena mengikuti agama yang salah, yang belum pernah diikuti oleh leluhur kalian.โ€

» Tentang :
Surat Al-A'raf mengandung pesan-pesan pokok yang berkaitan dengan iman, akhlak, dan petunjuk hidup.
Ayat-ayatnya menampilkan kombinasi ajaran teologis dan nasihat moral yang relevan untuk kehidupan sehari-hari.
Teks ini sering menyertakan kisah-kisah nabi atau perumpamaan untuk memberi pelajaran praktis.
Pembaca dianjurkan memahami konteks ayat agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penafsiran.
Surat ini menegaskan pentingnya berpegang pada wahyu sebagai sumber petunjuk dan hukum.
Dalam banyak bagian terdapat panggilan untuk bertakwa, berbuat adil, dan menjaga akhlak sosial.
Kandungan surat ini dapat dipakai sebagai dasar refleksi spiritual dan pedoman tindakan yang beretika.
Pemahaman yang matang membutuhkan pembelajaran dari ulama dan rujukan tafsir yang terpercaya.
Menghayati makna surat ini membantu membangun keseimbangan antara keyakinan batin dan praktik quotidien.
Semoga penghayatan isi surat ini menumbuhkan keteguhan iman dan perbaikan moral.

Sumber & Catatan

Teks doa pada halaman ini disusun berdasarkan doa-doa Islami yang umum digunakan oleh umat Muslim, termasuk referensi bacaan doa harian dari berbagai sumber literatur dan aplikasi Islami. Penjelasan disajikan untuk tujuan edukasi dan kemudahan pemahaman.

 

โœ๏ธ Ditulis oleh Tim DoaUntuk
๐Ÿ”„ Diperbarui pada 03 Mar 2026

Kata Kunci:

Surat Al-a'raf ayat ke 90 surat al arafarti al arafmakna al arafkeutamaan al arafterjemahan al araf

Bagikan:

Facebook Twitter