Tafsir Alquran Surat Ad-Dukhan Ayat Ke 29
فَمَا بَكَتْ عَلَيْهِمُ السَّمَاۤءُ وَالْاَرْضُۗ وَمَا كَانُوْا مُنْظَرِيْنَ ࣖ
Latin :
fa maa bakat 'alaihimus-samaaa`u wal-ardh, wa maa kaanuu mungzhoriin
Artinya :
Maka langit dan bumi tidak menangisi mereka, dan mereka pun tidak diberi penangguhan waktu.
» Tafsir Tahlili :
(29) Langit dan bumi tidak menangisi kepergian dan kehancuran Fir‘aun dan kaumnya. Tidak sesuatu pun baik di langit maupun di bumi yang menghiraukan kematian Fir‘aun dan kaumnya yang jahat dan durjana itu. Mereka tidak mau bertobat memperbaiki kesalahan-kesalahan mereka, oleh karenanya azab disegerakan tanpa ada penangguhan. Abu Ya‘la meriwayatkan dalam al-Musnad, demikian pula Abu Nu‘aim dalam kitab Ḥilyatul Auliyā:
عَنْ أَنَس بْنِ مَالِك أَنَّ النَّبِىَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مَا مِنْ مُسْلِمٍ اِلاَّ لَهُ بَابَانِ فِى السَّمَاءِ .بَابٌ يَنْزِلُ مِنْهُ رِزْقُهُ وَبَابٌ يَدْخُلُ فِيْهِ عَمَلُهُ وَكَلاَمُهُ فَاِذَا فَقَدَاهُ بَكَيَا عَلَيْهِ
Dari Anas bin Malik, Rasulullah bersabda: Setiap Muslim mempunyai dua pintu di langit; pintu tempat turun rezekinya dan pintu tempat masuk amal dan ucapannya, bila keduanya tidak ada maka menangislah kedua pintu tersebut.
» Tafsir Wajiz :
Maka langit dan bumi yang menyaksikan azab dan balasan yang di timpakan oleh Allah kepada Fir’aun dan pengikut-pengikutnya tidak menangisi mereka dan mereka pun tidak di beri penangguhan waktu, yakni kesempatan untuk memperbaiki diri mereka.
» Tentang :
Surat Ad-Dukhan mengandung pesan-pesan pokok yang berkaitan dengan iman, akhlak, dan petunjuk hidup.
Ayat-ayatnya menampilkan kombinasi ajaran teologis dan nasihat moral yang relevan untuk kehidupan sehari-hari.
Teks ini sering menyertakan kisah-kisah nabi atau perumpamaan untuk memberi pelajaran praktis.
Pembaca dianjurkan memahami konteks ayat agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penafsiran.
Surat ini menegaskan pentingnya berpegang pada wahyu sebagai sumber petunjuk dan hukum.
Dalam banyak bagian terdapat panggilan untuk bertakwa, berbuat adil, dan menjaga akhlak sosial.
Kandungan surat ini dapat dipakai sebagai dasar refleksi spiritual dan pedoman tindakan yang beretika.
Pemahaman yang matang membutuhkan pembelajaran dari ulama dan rujukan tafsir yang terpercaya.
Menghayati makna surat ini membantu membangun keseimbangan antara keyakinan batin dan praktik quotidien.
Semoga penghayatan isi surat ini menumbuhkan keteguhan iman dan perbaikan moral.
Sumber & Catatan
Teks doa pada halaman ini disusun berdasarkan doa-doa Islami yang umum digunakan oleh umat Muslim, termasuk referensi bacaan doa harian dari berbagai sumber literatur dan aplikasi Islami. Penjelasan disajikan untuk tujuan edukasi dan kemudahan pemahaman.
✍️ Ditulis oleh Tim DoaUntuk
🔄 Diperbarui pada 22 Mar 2026