DoaUntuk

Tafsir Alquran Surat Aali Imran Ayat Ke 197

🗓️ 06 Apr 2026 👁️ 18.087x Dibaca Al-qur'an Lengkap
Ukuran Font:
 
 
١٩٧

مَتَاعٌ قَلِيْلٌ ۗ ثُمَّ مَأْوٰىهُمْ جَهَنَّمُ ۗوَبِئْسَ الْمِهَادُ

 

Latin :
mataa'ung qoliil, tsumma ma`waahum jahannam, wa bi`sal-mihaad

 

Artinya :
Itu hanyalah kesenangan sementara, kemudian tempat kembali mereka ialah Neraka Jahanam. (Jahanam) itu seburuk-buruk tempat tinggal.

» Tafsir Tahlili :
(197) Orang mukmin tidak perlu cemas, tidak perlu berkecil hati melihat kemewahan yang diperoleh orang kafir, musuh Tuhan itu, karena yang demikian adalah kesenangan yang tidak banyak berarti dibanding dengan pahala dan kesenangan yang disediakan untuk orang mukmin di akhirat nanti. Nabi Muhammad bersabda:
مَا الدُّنْيَا فِى اْلاٰخِرَةِ اِلاَّ مِثْلُ مَا يَجْعَلُ اَحَدُكُُمْ اُصْبُعَهُ فِى الْيَمِّ (رواه مسلم)
“Perbandingan hidup di dunia dengan hidup di akhirat hanyalah seperti jari tangan seseorang yang dimasukkan di dalam laut.” (Riwayat Muslim).
Air yang menempel di jari, itulah dunia, dan air laut itulah akhirat. Hidup di dunia hanya sementara, karena mereka bersenang-senang hanya selama hidup saja, kemudian setelah meninggal, mereka akan ditempatkan di tempat yang seburuk-buruknya.

» Tafsir Wajiz :
Semua yang ditawarkan orang-orang kafir berupa pangkat, harta benda, dan kemewahan itu hanyalah kesenangan sementara yang tidak bernilai jika dibanding dengan pahala Allah di surga kelak yang penuh kenikmatan dan abadi. Kemudian Allah menetapkan bagi orang-orang kafir tersebut tempat kembali mereka setelah mati, ialah neraka Jahanam agar mereka merasakan azab Allah. Neraka Jahanam itu adalah seburuk buruk tempat tinggal bagi orang-orang kafir dan mereka yang melakukan perbuatan keji selama di dunia.

» Tentang :
Surat Aali Imran memuat penguatan iman, kisah keluarga Imran, dan penegasan kebenaran wahyu.
Surat ini menekankan persatuan umat dan menjelaskan posisi umat Islam terhadap Ahli Kitab.
Di dalamnya terdapat pembahasan tentang peristiwa Uhud dan pelajaran dari peperangan serta pengujian iman.
Aali Imran mengajak umat untuk teguh atas prinsip tauhid dan mengikuti petunjuk Allah.
Surat ini menegaskan bahwa kemenangan dan kesuksesan bergantung pada ketakwaan dan taktik moral.
Para pembaca dianjurkan mengambil pelajaran dari kisah Maryam dan kelahiran Isa sebagai contoh ketaatan dan ketulusan.
Pemahaman yang benar melihat teks ini sebagai panggilan untuk memperkuat ukhuwah dan keteguhan akidah.

Sumber & Catatan

Teks doa pada halaman ini disusun berdasarkan doa-doa Islami yang umum digunakan oleh umat Muslim, termasuk referensi bacaan doa harian dari berbagai sumber literatur dan aplikasi Islami. Penjelasan disajikan untuk tujuan edukasi dan kemudahan pemahaman.

 

✍️ Ditulis oleh Tim DoaUntuk
🔄 Diperbarui pada 06 Apr 2026

Kata Kunci:

Surat Aali Imran ayat ke 197 surat aali imranarti aali imranmakna aali imrankeutamaan aali imranterjemahan aali imran

Bagikan:

Facebook Twitter