DoaUntuk

Surat Al-mu'minun

🗓️ 24 Feb 2026 👁️ 10.599x Dibaca Al-qur'an Lengkap
Ukuran Font:

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

 
 
١

قَدْ اَفْلَحَ الْمُؤْمِنُوْنَ ۙ

  Latin :
qod aflahal-mu`minuun

  Artinya :
Sungguh beruntung orang-orang yang beriman,


٢

الَّذِيْنَ هُمْ فِيْ صَلَاتِهِمْ خٰشِعُوْنَ

  Latin :
alladziina hum fii sholaatihim khoosyi'uun

  Artinya :
(yaitu) orang yang khusyuk dalam sholatnya,


٣

وَالَّذِيْنَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُوْنَ ۙ

  Latin :
walladziina hum 'anil-laghwi mu'ridhuun

  Artinya :
dan orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna,


٤

وَالَّذِيْنَ هُمْ لِلزَّكٰوةِ فٰعِلُوْنَ ۙ

  Latin :
walladziina hum liz-zakaati faa'iluun

  Artinya :
dan orang yang menunaikan zakat,


٥

وَالَّذِيْنَ هُمْ لِفُرُوْجِهِمْ حٰفِظُوْنَ ۙ

  Latin :
walladziina hum lifuruujihim haafizhuun

  Artinya :
dan orang yang memelihara kemaluannya,


٦

اِلَّا عَلٰٓى اَزْوَاجِهِمْ اَوْ مَا مَلَكَتْ اَيْمَانُهُمْ فَاِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُوْمِيْنَۚ

  Latin :
illaa 'alaaa azwaajihim au maa malakat aimaanuhum fa innahum ghoiru maluumiin

  Artinya :
kecuali terhadap istri-istri mereka atau hamba sahaya yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka tidak tercela.


٧

فَمَنِ ابْتَغٰى وَرَاۤءَ ذٰلِكَ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْعَادُوْنَ ۚ

  Latin :
fa manibtaghoo warooo`a dzaalika fa ulaaa`ika humul-'aaduun

  Artinya :
Tetapi barang siapa mencari di balik itu (zina, dan sebagainya), maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.


٨

وَالَّذِيْنَ هُمْ لِاَمٰنٰتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُوْنَ ۙ

  Latin :
walladziina hum li`amaanaatihim wa 'ahdihim roo'uun

  Artinya :
Dan (sungguh beruntung) orang yang memelihara amanah-amanah dan janjinya,


٩

وَالَّذِيْنَ هُمْ عَلٰى صَلَوٰتِهِمْ يُحَافِظُوْنَ ۘ

  Latin :
walladziina hum 'alaa sholawaatihim yuhaafizhuun

  Artinya :
serta orang yang memelihara sholatnya.


١٠

اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْوٰرِثُوْنَ ۙ

  Latin :
ulaaa`ika humul-waaritsuun

  Artinya :
Mereka itulah orang yang akan mewarisi,


١١

الَّذِيْنَ يَرِثُوْنَ الْفِرْدَوْسَۗ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ

  Latin :
alladziina yaritsuunal-firdauus, hum fiihaa khooliduun

  Artinya :
(yakni) yang akan mewarisi (Surga) Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.


١٢

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ مِنْ سُلٰلَةٍ مِّنْ طِيْنٍ ۚ

  Latin :
wa laqod kholaqnal-ingsaana ming sulaalatim ming thiin

  Artinya :
Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari saripati (berasal) dari tanah.


١٣

ثُمَّ جَعَلْنٰهُ نُطْفَةً فِيْ قَرَارٍ مَّكِيْنٍ ۖ

  Latin :
tsumma ja'alnaahu nuthfatang fii qoroorim makiin

  Artinya :
Kemudian Kami menjadikannya air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kukuh (rahim).


١٤

ثُمَّ خَلَقْنَا النُّطْفَةَ عَلَقَةً فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظٰمًا فَكَسَوْنَا الْعِظٰمَ لَحْمًا ثُمَّ اَنْشَأْنٰهُ خَلْقًا اٰخَرَۗ فَتَبَارَكَ اللّٰهُ اَحْسَنُ الْخٰلِقِيْنَۗ

  Latin :
tsumma kholaqnan-nuthfata 'alaqotang fa kholaqnal-'alaqota mudhghotang fa kholaqnal-mudhghota 'izhoomang fa kasaunal-'izhooma lahmang tsumma angsya`naahu kholqon aakhor, fa tabaarokallaahu ahsanul-khooliqiin

  Artinya :
Kemudian, air mani itu Kami jadikan sesuatu yang melekat, lalu sesuatu yang melekat itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian, Kami menjadikannya makhluk yang (berbentuk) lain. Maha Suci Allah, Pencipta yang paling baik.


١٥

ثُمَّ اِنَّكُمْ بَعْدَ ذٰلِكَ لَمَيِّتُوْنَ ۗ

  Latin :
tsumma innakum ba'da dzaalika lamayyituun

  Artinya :
Kemudian setelah itu, sungguh kamu pasti mati.


١٦

ثُمَّ اِنَّكُمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ تُبْعَثُوْنَ

  Latin :
tsumma innakum yaumal-qiyaamati tub'atsuun

  Artinya :
Kemudian, sungguh kamu akan dibangkitkan (dari kuburmu) pada hari Kiamat.


١٧

وَلَقَدْ خَلَقْنَا فَوْقَكُمْ سَبْعَ طَرَاۤىِٕقَۖ وَمَا كُنَّا عَنِ الْخَلْقِ غٰفِلِيْنَ

  Latin :
wa laqod kholaqnaa fauqokum sab'a thorooo`iqo wa maa kunnaa 'anil-kholqi ghoofiliin

  Artinya :
Dan sungguh, Kami telah menciptakan tujuh (lapis) langit di atas kamu, dan Kami tidaklah lengah terhadap ciptaan kami.


١٨

وَاَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءًۢ بِقَدَرٍ فَاَسْكَنّٰهُ فِى الْاَرْضِۖ وَاِنَّا عَلٰى ذَهَابٍۢ بِهٖ لَقٰدِرُوْنَ ۚ

  Latin :
wa angzalnaa minas-samaaa`i maaa`am biqodaring fa askannaahu fil-ardhi wa innaa 'alaa dzahaabim bihii laqoodiruun

  Artinya :
Dan Kami turunkan air dari langit dengan suatu ukuran; lalu Kami jadikan air itu menetap di Bumi, dan pasti Kami berkuasa melenyapkannya.


١٩

فَاَنْشَأْنَا لَكُمْ بِهٖ جَنّٰتٍ مِّنْ نَّخِيْلٍ وَّاَعْنَابٍۘ لَكُمْ فِيْهَا فَوَاكِهُ كَثِيْرَةٌ وَّمِنْهَا تَأْكُلُوْنَ ۙ

  Latin :
fa angsya`naa lakum bihii jannaatim min nakhiiliw wa a'naab, lakum fiihaa fawaakihu katsiirotuw wa min-haa ta`kuluun

  Artinya :
Lalu dengan (air) itu, Kami tumbuhkan untukmu kebun-kebun kurma dan anggur; di sana kamu memperoleh buah-buahan yang banyak dan sebagian dari (buah-buahan) itu kamu makan,


٢٠

وَشَجَرَةً تَخْرُجُ مِنْ طُوْرِ سَيْنَاۤءَ تَنْۢبُتُ بِالدُّهْنِ وَصِبْغٍ لِّلْاٰكِلِيْنَ

  Latin :
wa syajarotang takhruju ming thuuri sainaaa`a tambutu bid-duhni wa shibghil lil-aakiliin

  Artinya :
dan (Kami tumbuhkan) pohon (zaitun) yang tumbuh dari Gunung Sinai, yang menghasilkan minyak, dan bahan pembangkit selera bagi orang-orang yang makan.


٢١

وَاِنَّ لَكُمْ فِى الْاَنْعَامِ لَعِبْرَةًۗ نُسْقِيْكُمْ مِّمَّا فِيْ بُطُوْنِهَا وَلَكُمْ فِيْهَا مَنَافِعُ كَثِيْرَةٌ وَّمِنْهَا تَأْكُلُوْنَ ۙ

  Latin :
wa inna lakum fil-an'aami la'ibroh, nusqiikum mimmaa fii buthuunihaa wa lakum fiihaa manaafi'u katsiirotuw wa min-haa ta`kuluun

  Artinya :
Dan sungguh pada hewan-hewan ternak terdapat suatu pelajaran bagimu. Kami memberi minum kamu dari (air susu) yang ada dalam perutnya, dan padanya juga terdapat banyak manfaat untukmu, dan sebagian darinya kamu makan,


٢٢

وَعَلَيْهَا وَعَلَى الْفُلْكِ تُحْمَلُوْنَ ࣖ

  Latin :
wa 'alaihaa wa 'alal-fulki tuhmaluun

  Artinya :
atasnya (hewan-hewan ternak), dan di atas kapal-kapal kamu diangkut.


٢٣

وَلَقَدْ اَرْسَلْنَا نُوْحًا اِلٰى قَوْمِهٖ فَقَالَ يٰقَوْمِ اعْبُدُوا اللّٰهَ مَا لَكُمْ مِّنْ اِلٰهٍ غَيْرُهٗۗ اَفَلَا تَتَّقُوْنَ

  Latin :
wa laqod arsalnaa nuuhan ilaa qoumihii fa qoola yaa qoumi'budullaaha maa lakum min ilaahin ghoiruh, a fa laa tattaquun

  Artinya :
Dan sungguh, Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, lalu dia berkata. "Wahai kaumku! Sembahlah Allah, (karena) tidak ada tuhan (yang berhak disembah) bagimu selain Dia. Maka mengapa kamu tidak bertakwa (kepada-Nya)?"


٢٤

فَقَالَ الْمَلَؤُا الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ قَوْمِهٖ مَا هٰذَآ اِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُكُمْۙ يُرِيْدُ اَنْ يَّتَفَضَّلَ عَلَيْكُمْۗ وَلَوْ شَاۤءَ اللّٰهُ لَاَنْزَلَ مَلٰۤىِٕكَةً ۖمَّا سَمِعْنَا بِهٰذَا فِيْٓ اٰبَاۤىِٕنَا الْاَوَّلِيْنَ ۚ

  Latin :
fa qoolal-mala`ulladziina kafaruu ming qoumihii maa haadzaaa illaa basyarum mitslukum yuriidu ay yatafadhdhola 'alaikum, walau syaaa`allaahu la`angzala malaaa`ikatam maa sami'naa bihaadzaa fiii aabaaa`inal-awwaliin

  Artinya :
Maka berkatalah para pemuka orang kafir dari kaumnya. "Orang ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, yang ingin menjadi orang yang lebih mulia daripada kamu. Dan seandainya Allah menghendaki, tentu Dia mengutus malaikat. Belum pernah kami mendengar (seruan yang seperti) ini pada (masa) nenek moyang kami dahulu.


٢٥

اِنْ هُوَ اِلَّا رَجُلٌۢ بِهٖ جِنَّةٌ فَتَرَبَّصُوْا بِهٖ حَتّٰى حِيْنٍ

  Latin :
in huwa illaa rojulum bihii jinnatung fa tarobbashuu bihii hattaa hiin

  Artinya :
Dia hanyalah seorang laki-laki yang gila, maka tunggulah (sabarlah) terhadapnya sampai waktu yang ditentukan."


٢٦

قَالَ رَبِّ انْصُرْنِيْ بِمَا كَذَّبُوْنِ

  Latin :
qoola robbingshurnii bimaa kadzdzabuun

  Artinya :
Dia (Nuh) berdoa, "Ya Tuhanku, tolonglah aku, karena mereka mendustakan aku."


٢٧

فَاَوْحَيْنَآ اِلَيْهِ اَنِ اصْنَعِ الْفُلْكَ بِاَعْيُنِنَا وَوَحْيِنَا فَاِذَا جَاۤءَ اَمْرُنَا وَفَارَ التَّنُّوْرُۙ فَاسْلُكْ فِيْهَا مِنْ كُلٍّ زَوْجَيْنِ اثْنَيْنِ وَاَهْلَكَ اِلَّا مَنْ سَبَقَ عَلَيْهِ الْقَوْلُ مِنْهُمْۚ وَلَا تُخَاطِبْنِيْ فِى الَّذِيْنَ ظَلَمُوْاۚ اِنَّهُمْ مُّغْرَقُوْنَ

  Latin :
fa auhainaaa ilaihi anishna'il-fulka bi`a'yuninaa wa wahyinaa fa idzaa jaaa`a amrunaa wa faarot-tannuuru fasluk fiihaa ming kulling zaujainitsnaini wa ahlaka illaa mang sabaqo 'alaihil-qoulu min-hum, wa laa tukhoothibnii filladziina zholamuu, innahum mughroquun

  Artinya :
Lalu Kami wahyukan kepadanya, "Buatlah kapal di bawah pengawasan dan petunjuk Kami, maka apabila perintah Kami datang dan tanur (dapur) telah memancarkan air, maka masukkanlah ke dalam (kapal) itu sepasang-sepasang dari setiap jenis, juga keluargamu, kecuali orang yang lebih dahulu ditetapkan (akan ditimpa siksaan) di antara mereka. Dan janganlah engkau bicarakan dengan-Ku tentang orang-orang yang zalim, sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan.


٢٨

فَاِذَا اسْتَوَيْتَ اَنْتَ وَمَنْ مَّعَكَ عَلَى الْفُلْكِ فَقُلِ الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ نَجّٰىنَا مِنَ الْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ

  Latin :
fa idzastawaita angta wa mam ma'aka 'alal-fulki fa qulil-hamdu lillaahilladzii najjaanaa minal-qoumizh-zhoolimiin

  Artinya :
Dan apabila engkau dan orang-orang yang bersamamu telah berada di atas kapal, maka ucapkanlah, "Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan kami dari orang-orang yang zalim."


٢٩

وَقُلْ رَّبِّ اَنْزِلْنِيْ مُنْزَلًا مُّبٰرَكًا وَّاَنْتَ خَيْرُ الْمُنْزِلِيْنَ

  Latin :
wa qur robbi angzilnii mungzalam mubaarokaw wa angta khoirul-mungziliin

  Artinya :
Dan berdoalah, "Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkahi, dan Engkau adalah sebaik-baik pemberi tempat."


٣٠

اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ وَّاِنْ كُنَّا لَمُبْتَلِيْنَ

  Latin :
inna fii dzaalika la`aayaatiw wa ing kunnaa lamubtaliin

  Artinya :
Sungguh, pada (kejadian) itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah); dan sesungguhnya Kami benar-benar menimpakan siksaan (kepada kaum Nuh itu).


٣١

ثُمَّ اَنْشَأْنَا مِنْۢ بَعْدِهِمْ قَرْنًا اٰخَرِيْنَ ۚ

  Latin :
tsumma angsya`naa mim ba'dihim qornan aakhoriin

  Artinya :
Kemudian setelah mereka, Kami ciptakan umat yang lain (kaum 'Ad).


٣٢

فَاَرْسَلْنَا فِيْهِمْ رَسُوْلًا مِّنْهُمْ اَنِ اعْبُدُوا اللّٰهَ مَا لَكُمْ مِّنْ اِلٰهٍ غَيْرُهٗۗ اَفَلَا تَتَّقُوْنَ ࣖ

  Latin :
fa arsalnaa fiihim rosuulam min-hum ani'budullaaha maa lakum min ilaahin ghoiruh, a fa laa tattaquun

  Artinya :
Lalu Kami utus kepada mereka seorang rasul dari kalangan mereka sendiri (yang berkata), "Sembahlah Allah! Tidak ada tuhan (yang berhak disembah) bagimu selain Dia. Maka mengapa kamu tidak bertakwa (kepada-Nya)?"


٣٣

وَقَالَ الْمَلَاُ مِنْ قَوْمِهِ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَكَذَّبُوْا بِلِقَاۤءِ الْاٰخِرَةِ وَاَتْرَفْنٰهُمْ فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَاۙ مَا هٰذَآ اِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُكُمْۙ يَأْكُلُ مِمَّا تَأْكُلُوْنَ مِنْهُ وَيَشْرَبُ مِمَّا تَشْرَبُوْنَ

  Latin :
wa qoolal-mala`u ming qoumihilladziina kafaruu wa kadzdzabuu biliqooo`il-aakhiroti wa atrofnaahum fil-hayaatid-dun-yaa maa haadzaaa illaa basyarum mitslukum ya`kulu mimmaa ta`kuluuna min-hu wa yasyrobu mimmaa tasyrobuun

  Artinya :
Dan berkatalah para pemuka orang kafir dari kaumnya dan yang mendustakan pertemuan hari akhirat serta mereka yang telah Kami beri kemewahan dan kesenangan dalam kehidupan di dunia, "(Orang) ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, dia makan apa yang kamu makan, dan dia minum apa yang kamu minum."


٣٤

وَلَىِٕنْ اَطَعْتُمْ بَشَرًا مِّثْلَكُمْ اِنَّكُمْ اِذًا لَّخٰسِرُوْنَ ۙ

  Latin :
wa la`in atho'tum basyarom mitslakum innakum idzal lakhoosiruun

  Artinya :
Dan sungguh, jika kamu menaati manusia yang seperti kamu, niscaya kamu pasti rugi,


٣٥

اَيَعِدُكُمْ اَنَّكُمْ اِذَا مِتُّمْ وَكُنْتُمْ تُرَابًا وَّعِظَامًا اَنَّكُمْ مُّخْرَجُوْنَ ۖ

  Latin :
a ya'idukum annakum idzaa mittum wa kungtum turoobaw wa 'izhooman annakum mukhrojuun

  Artinya :
adakah dia menjanjikan kepada kamu, bahwa apabila kamu telah mati dan menjadi tanah dan tulang belulang, sesungguhnya kamu akan dikeluarkan (dari kuburmu)?


٣٦

۞ هَيْهَاتَ هَيْهَاتَ لِمَا تُوْعَدُوْنَ ۖ

  Latin :
haihaata haihaata limaa tuu'aduun

  Artinya :
Jauh! Jauh sekali (dari kebenaran) apa yang diancamkan kepada kamu,


٣٧

اِنْ هِيَ اِلَّا حَيَاتُنَا الدُّنْيَا نَمُوْتُ وَنَحْيَا وَمَا نَحْنُ بِمَبْعُوْثِيْنَ ۖ

  Latin :
in hiya illaa hayaatunad-dun-yaa namuutu wa nahyaa wa maa nahnu bimab'uutsiin

  Artinya :
(kehidupan itu) tidak lain hanyalah kehidupan kita di dunia ini, (di sanalah) kita mati dan hidup dan tidak akan dibangkitkan (lagi),


٣٨

اِنْ هُوَ اِلَّا رَجُلُ ِۨافْتَرٰى عَلَى اللّٰهِ كَذِبًا وَّمَا نَحْنُ لَهٗ بِمُؤْمِنِيْنَ

  Latin :
in huwa illaa rojuluniftaroo 'alallaahi kadzibaw wa maa nahnu lahuu bimu`miniin

  Artinya :
dia tidak lain hanyalah seorang laki-laki yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah, dan kita tidak akan memercayainya.


٣٩

قَالَ رَبِّ انْصُرْنِيْ بِمَا كَذَّبُوْنِ

  Latin :
qoola robbingshurnii bimaa kadzdzabuun

  Artinya :
Dia (Hud) berdoa, "Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka mendustakan aku."


٤٠

قَالَ عَمَّا قَلِيْلٍ لَّيُصْبِحُنَّ نٰدِمِيْنَ ۚ

  Latin :
qoola 'ammaa qoliilil layushbihunna naadimiin

  Artinya :
Dia (Allah) berfirman, "Tidak lama lagi mereka pasti akan menyesal."


٤١

فَاَخَذَتْهُمُ الصَّيْحَةُ بِالْحَقِّ فَجَعَلْنٰهُمْ غُثَاۤءًۚ فَبُعْدًا لِّلْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ

  Latin :
fa akhodzat-humush-shoihatu bil-haqqi fa ja'alnaahum ghutsaaa`aa, fa bu'dal lil-qoumizh-zhoolimiin

  Artinya :
Lalu mereka benar-benar dimusnahkan oleh suara yang mengguntur, dan Kami jadikan mereka (seperti) sampah yang dibawa banjir. Maka binasalah bagi orang-orang yang zalim.


٤٢

ثُمَّ اَنْشَأْنَا مِنْۢ بَعْدِهِمْ قُرُوْنًا اٰخَرِيْنَ ۗ

  Latin :
tsumma angsya`naa mim ba'dihim quruunan aakhoriin

  Artinya :
Kemudian setelah mereka Kami ciptakan umat-umat yang lain.


٤٣

مَا تَسْبِقُ مِنْ اُمَّةٍ اَجَلَهَا وَمَا يَسْتَأْخِرُوْنَ ۗ

  Latin :
maa tasbiqu min ummatin ajalahaa wa maa yasta`khiruun

  Artinya :
Tidak ada satu umat pun yang dapat menyegerakan ajalnya, dan tidak (pula) menangguhkannya.


٤٤

ثُمَّ اَرْسَلْنَا رُسُلَنَا تَتْرَاۗ كُلَّمَا جَاۤءَ اُمَّةً رَّسُوْلُهَا كَذَّبُوْهُ فَاَتْبَعْنَا بَعْضَهُمْ بَعْضًا وَّجَعَلْنٰهُمْ اَحَادِيْثَۚ فَبُعْدًا لِّقَوْمٍ لَّا يُؤْمِنُوْنَ

  Latin :
tsumma arsalnaa rusulanaa tatroo, kullamaa jaaa`a ummatar rosuuluhaa kadzdzabuuhu fa atba'naa ba'dhohum ba'dhow wa ja'alnaahum ahaadiits, fa bu'dal liqoumil laa yu`minuun

  Artinya :
Kemudian, Kami utus rasul-rasul Kami berturut-turut. Setiap kali seorang rasul datang kepada suatu umat, mereka mendustakannya, maka Kami silih gantikan sebagian mereka dengan sebagian yang lain (dalam kebinasaan). Dan Kami jadikan mereka bahan cerita (bagi manusia). Maka binasalah bagi kaum yang tidak beriman.


٤٥

ثُمَّ اَرْسَلْنَا مُوْسٰى وَاَخَاهُ هٰرُوْنَ ەۙ بِاٰيٰتِنَا وَسُلْطٰنٍ مُّبِيْنٍۙ

  Latin :
tsumma arsalnaa muusaa wa akhoohu haaruuna bi`aayaatinaa wa sulthoonim mubiin

  Artinya :
Kemudian Kami utus Musa dan saudaranya Harun dengan membawa tanda-tanda (kebesaran) Kami, dan bukti yang nyata,


٤٦

اِلٰى فِرْعَوْنَ وَمَلَا۟ىِٕهٖ فَاسْتَكْبَرُوْا وَكَانُوْا قَوْمًا عَالِيْنَ ۚ

  Latin :
ilaa fir'auna wa malaa`ihii fastakbaruu wa kaanuu qouman 'aaliin

  Artinya :
kepada Fir'aun dan para pemuka kaumnya, tetapi mereka angkuh dan mereka memang kaum yang sombong.


٤٧

فَقَالُوْٓا اَنُؤْمِنُ لِبَشَرَيْنِ مِثْلِنَا وَقَوْمُهُمَا لَنَا عٰبِدُوْنَ ۚ

  Latin :
fa qooluuu a nu`minu libasyaroini mitslinaa wa qoumuhumaa lanaa 'aabiduun

  Artinya :
Maka mereka berkata, "Apakah (pantas) kita percaya kepada dua orang manusia seperti kita, padahal kaum mereka (Bani Israil) adalah orang-orang yang menghambakan diri kepada kita?"


٤٨

فَكَذَّبُوْهُمَا فَكَانُوْا مِنَ الْمُهْلَكِيْنَ

  Latin :
fa kadzdzabuuhumaa fa kaanuu minal-muhlakiin

  Artinya :
Maka mereka mendustakan keduanya, karena itu mereka termasuk orang yang dibinasakan.


٤٩

وَلَقَدْ اٰتَيْنَا مُوْسَى الْكِتٰبَ لَعَلَّهُمْ يَهْتَدُوْنَ

  Latin :
wa laqod aatainaa muusal-kitaaba la'allahum yahtaduun

  Artinya :
Dan sungguh, telah Kami anugerahkan kepada Musa Kitab (Taurat), agar mereka (Bani Israil) mendapat petunjuk.


٥٠

وَجَعَلْنَا ابْنَ مَرْيَمَ وَاُمَّهٗٓ اٰيَةً وَّاٰوَيْنٰهُمَآ اِلٰى رَبْوَةٍ ذَاتِ قَرَارٍ وَّمَعِيْنٍ ࣖ

  Latin :
wa ja'alnabna maryama wa ummahuuu aayataw wa aawainaahumaaa ilaa robwating dzaati qorooriw wa ma'iin

  Artinya :
Dan telah Kami jadikan ('Isa) putra Maryam bersama ibunya sebagai suatu bukti yang nyata (bagi kebesaran Kami), dan Kami melindungi mereka di sebuah dataran tinggi, (tempat yang tenang, rindang, dan banyak buah-buahan) dengan mata air yang mengalir.


٥١

يٰٓاَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوْا مِنَ الطَّيِّبٰتِ وَاعْمَلُوْا صَالِحًاۗ اِنِّيْ بِمَا تَعْمَلُوْنَ عَلِيْمٌ ۗ

  Latin :
yaaa ayyuhar-rusulu kuluu minath-thoyyibaati wa'maluu shoolihaa, innii bimaa ta'maluuna 'aliim

  Artinya :
Allah berfirman, "Wahai para rasul! Makanlah dari (makanan) yang baik-baik, dan kerjakanlah kebajikan. Sungguh, Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.


٥٢

وَاِنَّ هٰذِهٖٓ اُمَّتُكُمْ اُمَّةً وَّاحِدَةً وَّاَنَا۠ رَبُّكُمْ فَاتَّقُوْنِ

  Latin :
wa inna haadzihiii ummatukum ummataw waahidataw wa ana robbukum fattaquun

  Artinya :
Dan sungguh, (agama tauhid) inilah agama kamu, agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka bertakwalah kepada-Ku."


٥٣

فَتَقَطَّعُوْٓا اَمْرَهُمْ بَيْنَهُمْ زُبُرًاۗ كُلُّ حِزْبٍۢ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُوْنَ

  Latin :
fa taqoththo'uuu amrohum bainahum zuburoo, kullu hizbim bimaa ladaihim farihuun

  Artinya :
Kemudian mereka terpecah belah dalam urusan (agama)nya menjadi beberapa golongan. Setiap golongan (merasa) bangga dengan apa yang ada pada mereka (masing-masing).


٥٤

فَذَرْهُمْ فِيْ غَمْرَتِهِمْ حَتّٰى حِيْنٍ

  Latin :
fa dzar-hum fii ghomrotihim hattaa hiin

  Artinya :
Maka biarkanlah mereka dalam kesesatannya sampai waktu yang ditentukan.


٥٥

اَيَحْسَبُوْنَ اَنَّمَا نُمِدُّهُمْ بِهٖ مِنْ مَّالٍ وَّبَنِيْنَ ۙ

  Latin :
a yahsabuuna annamaa numidduhum bihii mim maaliw wa baniin

  Artinya :
Apakah mereka mengira bahwa Kami memberikan harta dan anak-anak kepada mereka itu (berarti bahwa),


٥٦

نُسَارِعُ لَهُمْ فِى الْخَيْرٰتِۗ بَلْ لَّا يَشْعُرُوْنَ

  Latin :
nusaari'u lahum fil-khoiroot, bal laa yasy'uruun

  Artinya :
Kami segera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka? (Tidak), tetapi mereka tidak menyadarinya.


٥٧

اِنَّ الَّذِيْنَ هُمْ مِّنْ خَشْيَةِ رَبِّهِمْ مُّشْفِقُوْنَ ۙ

  Latin :
innalladziina hum min khosy-yati robbihim musyfiquun

  Artinya :
Sungguh, orang-orang yang karena takut (azab) Tuhannya, mereka sangat berhati-hati,


٥٨

وَالَّذِيْنَ هُمْ بِاٰيٰتِ رَبِّهِمْ يُؤْمِنُوْنَ ۙ

  Latin :
walladziina hum bi`aayaati robbihim yu`minuun

  Artinya :
dan mereka yang beriman dengan tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya,


٥٩

وَالَّذِيْنَ هُمْ بِرَبِّهِمْ لَا يُشْرِكُوْنَ ۙ

  Latin :
walladziina hum birobbihim laa yusyrikuun

  Artinya :
dan mereka yang tidak menyekutukan Tuhannya,


٦٠

وَالَّذِيْنَ يُؤْتُوْنَ مَآ اٰتَوْا وَّقُلُوْبُهُمْ وَجِلَةٌ اَنَّهُمْ اِلٰى رَبِّهِمْ رٰجِعُوْنَ ۙ

  Latin :
walladziina yu`tuuna maaa aataw wa quluubuhum wajilatun annahum ilaa robbihim rooji'uun

  Artinya :
dan mereka yang memberikan apa yang mereka berikan (sedekah) dengan hati penuh rasa takut (karena mereka tahu) bahwa sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhannya,


٦١

اُولٰۤىِٕكَ يُسَارِعُوْنَ فِى الْخَيْرٰتِ وَهُمْ لَهَا سٰبِقُوْنَ

  Latin :
ulaaa`ika yusaari'uuna fil-khoirooti wa hum lahaa saabiquun

  Artinya :
mereka itu bersegera dalam kebaikan-kebaikan, dan merekalah orang-orang yang lebih dahulu memperolehnya.


٦٢

وَلَا نُكَلِّفُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَاۖ وَلَدَيْنَا كِتٰبٌ يَّنْطِقُ بِالْحَقِّ وَهُمْ لَا يُظْلَمُوْنَ

  Latin :
wa laa nukallifu nafsan illaa wus'ahaa waladainaa kitaabuy yangthiqu bil-haqqi wa hum laa yuzhlamuun

  Artinya :
Dan Kami tidak membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya, dan pada Kami ada suatu catatan yang menuturkan dengan sebenarnya, dan mereka tidak dizalimi (dirugikan).


٦٣

بَلْ قُلُوْبُهُمْ فِيْ غَمْرَةٍ مِّنْ هٰذَا وَلَهُمْ اَعْمَالٌ مِّنْ دُوْنِ ذٰلِكَ هُمْ لَهَا عٰمِلُوْنَ

  Latin :
bal quluubuhum fii ghomrotim min haadzaa wa lahum a'maalum ming duuni dzaalika hum lahaa 'aamiluun

  Artinya :
Tetapi, hati mereka (orang-orang kafir) itu dalam kesesatan dari (memahami Al-Qur'an) ini, dan mereka mempunyai (kebiasaan banyak mengerjakan) perbuatan-perbuatan lain (buruk) yang terus mereka kerjakan.


٦٤

حَتّٰىٓ اِذَآ اَخَذْنَا مُتْرَفِيْهِمْ بِالْعَذَابِ اِذَا هُمْ يَجْـَٔرُوْنَ ۗ

  Latin :
hattaaa idzaaa akhodznaa mutrofiihim bil-'adzaabi idzaa hum yaj`aruun

  Artinya :
Sehingga apabila Kami timpakan siksaan kepada orang-orang yang hidup bermewah-mewah di antara mereka, seketika itu mereka berteriak-teriak meminta tolong.


٦٥

لَا تَجْـَٔرُوا الْيَوْمَۖ اِنَّكُمْ مِّنَّا لَا تُنْصَرُوْنَ

  Latin :
laa taj`arul-yauma innakum minnaa laa tungshoruun

  Artinya :
Janganlah kamu berteriak-teriak meminta tolong pada hari ini! Sungguh, kamu tidak akan mendapat pertolongan dari Kami.


٦٦

قَدْ كَانَتْ اٰيٰتِيْ تُتْلٰى عَلَيْكُمْ فَكُنْتُمْ عَلٰٓى اَعْقَابِكُمْ تَنْكِصُوْنَ ۙ

  Latin :
qod kaanat aayaatii tutlaa 'alaikum fakungtum 'alaaa a'qoobikum tangkishuun

  Artinya :
Sungguh ayat-ayat-Ku (Al-Qur'an) selalu dibacakan kepada kamu, tetapi kamu selalu berpaling ke belakang,


٦٧

مُسْتَكْبِرِيْنَۙ بِهٖ سٰمِرًا تَهْجُرُوْنَ

  Latin :
mustakbiriina bihii saamirong tahjuruun

  Artinya :
dengan menyombongkan diri dan mengucapkan perkataan-perkataan keji terhadapnya (Al-Qur'an) pada waktu kamu bercakap-cakap pada malam hari.


٦٨

اَفَلَمْ يَدَّبَّرُوا الْقَوْلَ اَمْ جَاۤءَهُمْ مَّا لَمْ يَأْتِ اٰبَاۤءَهُمُ الْاَوَّلِيْنَ ۖ

  Latin :
a fa lam yaddabbarul-qoula am jaaa`ahum maa lam ya`ti aabaaa`ahumul-awwaliin

  Artinya :
Maka tidakkah mereka menghayati firman (Allah), atau adakah telah datang kepada mereka apa yang tidak pernah datang kepada nenek moyang mereka terdahulu?


٦٩

اَمْ لَمْ يَعْرِفُوْا رَسُوْلَهُمْ فَهُمْ لَهٗ مُنْكِرُوْنَ ۖ

  Latin :
am lam ya'rifuu rosuulahum fa hum lahuu mungkiruun

  Artinya :
Ataukah mereka tidak mengenal rasul mereka (Muhammad), karena itu mereka mengingkarinya?


٧٠

اَمْ يَقُوْلُوْنَ بِهٖ جِنَّةٌ ۗ بَلْ جَاۤءَهُمْ بِالْحَقِّ وَاَكْثَرُهُمْ لِلْحَقِّ كٰرِهُوْنَ

  Latin :
am yaquuluuna bihii jinnah, bal jaaa`ahum bil-haqqi wa aktsaruhum lil-haqqi kaarihuun

  Artinya :
Atau mereka berkata, "Orang itu (Muhammad) gila." Padahal, dia telah datang membawa kebenaran kepada mereka, tetapi kebanyakan mereka membenci kebenaran.


٧١

وَلَوِ اتَّبَعَ الْحَقُّ اَهْوَاۤءَهُمْ لَفَسَدَتِ السَّمٰوٰتُ وَالْاَرْضُ وَمَنْ فِيْهِنَّۗ بَلْ اَتَيْنٰهُمْ بِذِكْرِهِمْ فَهُمْ عَنْ ذِكْرِهِمْ مُّعْرِضُوْنَ ۗ

  Latin :
wa lawittaba'al-haqqu ahwaaa`ahum lafasadatis-samaawaatu wal-ardhu wa mang fiihinn, bal atainaahum bidzikrihim fa hum 'ang dzikrihim mu'ridhuun

  Artinya :
Dan seandainya kebenaran itu menuruti keinginan mereka, pasti binasalah langit dan bumi, dan semua yang ada di dalamnya. Bahkan Kami telah memberikan peringatan kepada mereka, tetapi mereka berpaling dari peringatan itu.


٧٢

اَمْ تَسْـَٔلُهُمْ خَرْجًا فَخَرَاجُ رَبِّكَ خَيْرٌ ۖوَّهُوَ خَيْرُ الرّٰزِقِيْنَ

  Latin :
am tas`aluhum khorjang fa khorooju robbika khoiruw wa huwa khoirur-rooziqiin

  Artinya :
Atau engkau (Muhammad) meminta imbalan kepada mereka? Sedangkan imbalan dari Tuhanmu lebih baik, karena Dia pemberi rezeki yang terbaik.


٧٣

وَاِنَّكَ لَتَدْعُوْهُمْ اِلٰى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍ

  Latin :
wa innaka latad'uuhum ilaa shiroothim mustaqiim

  Artinya :
Dan sungguh engkau pasti telah menyeru mereka kepada jalan yang lurus.


٧٤

وَاِنَّ الَّذِيْنَ لَا يُؤْمِنُوْنَ بِالْاٰخِرَةِ عَنِ الصِّرَاطِ لَنٰكِبُوْنَ

  Latin :
wa innalladziina laa yu`minuuna bil-aakhiroti 'anish-shiroothi lanaakibuun

  Artinya :
Dan sungguh orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat benar-benar telah menyimpang jauh dari jalan (yang lurus).


٧٥

۞ وَلَوْ رَحِمْنٰهُمْ وَكَشَفْنَا مَا بِهِمْ مِّنْ ضُرٍّ لَّلَجُّوْا فِيْ طُغْيَانِهِمْ يَعْمَهُوْنَ

  Latin :
walau rohimnaahum wa kasyafnaa maa bihim ming dhurril lalajjuu fii thughyaanihim ya'mahuun

  Artinya :
Dan sekiranya mereka Kami kasihani, dan Kami lenyapkan malapetaka yang menimpa mereka, pasti mereka akan terus-menerus terombang-ambing dalam kesesatan mereka.


٧٦

وَلَقَدْ اَخَذْنٰهُمْ بِالْعَذَابِ فَمَا اسْتَكَانُوْا لِرَبِّهِمْ وَمَا يَتَضَرَّعُوْنَ

  Latin :
wa laqod akhodznaahum bil-'adzaabi fa mastakaanuu lirobbihim wa maa yatadhorro'uun

  Artinya :
Dan sungguh Kami telah menimpakan siksaan kepada mereka, tetapi mereka tidak mau tunduk kepada Tuhannya, dan (juga) tidak merendahkan diri.


٧٧

حَتّٰىٓ اِذَا فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَابًا ذَا عَذَابٍ شَدِيْدٍ اِذَا هُمْ فِيْهِ مُبْلِسُوْنَ ࣖ

  Latin :
hattaaa idzaa fatahnaa 'alaihim baabang dzaa 'adzaabing syadiidin idzaa hum fiihi mublisuun

  Artinya :
Sehingga apabila Kami bukakan untuk mereka pintu azab yang sangat keras, seketika itu mereka menjadi putus asa.


٧٨

وَهُوَ الَّذِيْٓ اَنْشَاَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْاَبْصَارَ وَالْاَفْـِٕدَةَۗ قَلِيْلًا مَّا تَشْكُرُوْنَ

  Latin :
wa huwalladziii angsya`a lakumus-sam'a wal-abshooro wal-af`idah, qoliilam maa tasykuruun

  Artinya :
Dan Dialah yang telah menciptakan bagimu pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, tetapi sedikit sekali kamu bersyukur.


٧٩

وَهُوَ الَّذِيْ ذَرَاَكُمْ فِى الْاَرْضِ وَاِلَيْهِ تُحْشَرُوْنَ

  Latin :
wa huwalladzii dzaro`akum fil-ardhi wa ilaihi tuhsyaruun

  Artinya :
Dan Dialah yang menciptakan dan mengembangbiakkan kamu di bumi dan kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan.


٨٠

وَهُوَ الَّذِيْ يُحْيٖ وَيُمِيْتُ وَلَهُ اخْتِلَافُ الَّيْلِ وَالنَّهَارِۗ اَفَلَا تَعْقِلُوْنَ

  Latin :
wa huwalladzii yuhyii wa yumiitu wa lahukhtilaaful-laili wan-nahaar, a fa laa ta'qiluun

  Artinya :
Dan Dialah yang menghidupkan dan mematikan, dan Dialah yang (mengatur) pergantian malam dan siang. Tidakkah kamu mengerti?


٨١

بَلْ قَالُوْا مِثْلَ مَا قَالَ الْاَوَّلُوْنَ

  Latin :
bal qooluu mitsla maa qoolal-awwaluun

  Artinya :
Bahkan mereka mengucapkan perkataan yang serupa dengan apa yang diucapkan oleh orang-orang terdahulu.


٨٢

قَالُوْٓا ءَاِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَّعِظَامًا ءَاِنَّا لَمَبْعُوْثُوْنَ

  Latin :
qooluuu a idzaa mitnaa wa kunnaa turoobaw wa 'izhooman a innaa lamab'uutsuun

  Artinya :
Mereka berkata, "Apakah betul, apabila kami telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang belulang, kami benar-benar akan dibangkitkan kembali?


٨٣

لَقَدْ وُعِدْنَا نَحْنُ وَاٰبَاۤؤُنَا هٰذَا مِنْ قَبْلُ اِنْ هٰذَآ اِلَّآ اَسَاطِيْرُ الْاَوَّلِيْنَ

  Latin :
laqod wu'idnaa nahnu wa aabaaa`unaa haadzaa ming qoblu in haadzaaa illaaa asaathiirul-awwaliin

  Artinya :
Sungguh, yang demikian ini sudah dijanjikan kepada kami dan kepada nenek moyang kami dahulu, ini hanyalah dongeng orang-orang terdahulu!"


٨٤

قُلْ لِّمَنِ الْاَرْضُ وَمَنْ فِيْهَآ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

  Latin :
qul limanil-ardhu wa mang fiihaaa ing kungtum ta'lamuun

  Artinya :
Katakanlah (Muhammad), "Milik siapakah bumi, dan semua yang ada di dalamnya, jika kamu mengetahui?"


٨٥

سَيَقُوْلُوْنَ لِلّٰهِ ۗقُلْ اَفَلَا تَذَكَّرُوْنَ

  Latin :
sayaquuluuna lillaah, qul a fa laa tadzakkaruun

  Artinya :
Mereka akan menjawab, "Milik Allah." Katakanlah, "Maka apakah kamu tidak ingat?"


٨٦

قُلْ مَنْ رَّبُّ السَّمٰوٰتِ السَّبْعِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ

  Latin :
qul mar robbus-samaawaatis-sab'i wa robbul-'arsyil-'azhiim

  Artinya :
Katakanlah, "Siapakah Tuhan yang memiliki langit yang tujuh dan yang memiliki 'Arsy yang agung?"


٨٧

سَيَقُوْلُوْنَ لِلّٰهِ ۗقُلْ اَفَلَا تَتَّقُوْنَ

  Latin :
sayaquuluuna lillaah, qul a fa laa tattaquun

  Artinya :
Mereka akan menjawab, "(Milik) Allah." Katakanlah, "Maka mengapa kamu tidak bertakwa?"


٨٨

قُلْ مَنْۢ بِيَدِهٖ مَلَكُوْتُ كُلِّ شَيْءٍ وَّهُوَ يُجِيْرُ وَلَا يُجَارُ عَلَيْهِ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

  Latin :
qul mam biyadihii malakuutu kulli syai`iw wa huwa yujiiru wa laa yujaaru 'alaihi ing kungtum ta'lamuun

  Artinya :
Katakanlah, "Siapakah yang di tangan-Nya berada kekuasaan segala sesuatu. Dia melindungi, dan tidak ada yang dapat dilindungi (dari azab-Nya), jika kamu mengetahui?"


٨٩

سَيَقُوْلُوْنَ لِلّٰهِ ۗقُلْ فَاَنّٰى تُسْحَرُوْنَ

  Latin :
sayaquuluuna lillaah, qul fa annaa tus-haruun

  Artinya :
Mereka akan menjawab, "(Milik) Allah." Katakanlah, "(Kalau demikian), maka bagaimana kamu sampai tertipu?"


٩٠

بَلْ اَتَيْنٰهُمْ بِالْحَقِّ وَاِنَّهُمْ لَكٰذِبُوْنَ

  Latin :
bal atainaahum bil-haqqi wa innahum lakaadzibuun

  Artinya :
Padahal Kami telah membawa kebenaran kepada mereka, tetapi mereka benar-benar pendusta.


٩١

مَا اتَّخَذَ اللّٰهُ مِنْ وَّلَدٍ وَّمَا كَانَ مَعَهٗ مِنْ اِلٰهٍ اِذًا لَّذَهَبَ كُلُّ اِلٰهٍۢ بِمَا خَلَقَ وَلَعَلَا بَعْضُهُمْ عَلٰى بَعْضٍۗ سُبْحٰنَ اللّٰهِ عَمَّا يَصِفُوْنَ ۙ

  Latin :
mattakhodzallaahu miw waladiw wa maa kaana ma'ahuu min ilaahin idzal ladzahaba kullu ilaahim bimaa kholaqo wa la'alaa ba'dhuhum 'alaa ba'dh, sub-haanallaahi 'ammaa yashifuun

  Artinya :
Allah tidak mempunyai anak, dan tidak ada tuhan (yang lain) bersama-Nya, (sekiranya tuhan banyak,) maka masing-masing tuhan itu akan membawa apa (makhluk) yang diciptakannya, dan sebagian dari tuhan-tuhan itu akan mengalahkan sebagian yang lain. Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan itu,


٩٢

عٰلِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَتَعٰلٰى عَمَّا يُشْرِكُوْنَ ࣖ

  Latin :
'aalimil-ghoibi wasy-syahaadati fa ta'aalaa 'ammaa yusyrikuun

  Artinya :
(Dialah Tuhan) yang mengetahui semua yang gaib dan semua yang tampak. Maha Tinggi (Allah) dari apa yang mereka persekutukan.


٩٣

قُلْ رَّبِّ اِمَّا تُرِيَنِّيْ مَا يُوْعَدُوْنَ ۙ

  Latin :
qur robbi immaa turiyannii maa yuu'aduun

  Artinya :
Katakanlah (Muhammad), "Ya Tuhanku, seandainya Engkau hendak memperlihatkan kepadaku apa (azab) yang diancamkan kepada mereka,


٩٤

رَبِّ فَلَا تَجْعَلْنِيْ فِى الْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ

  Latin :
robbi fa laa taj'alnii fil-qoumizh-zhoolimiin

  Artinya :
ya Tuhanku, maka janganlah Engkau jadikan aku dalam golongan orang-orang zalim."


٩٥

وَاِنَّا عَلٰٓى اَنْ نُّرِيَكَ مَا نَعِدُهُمْ لَقٰدِرُوْنَ

  Latin :
wa innaa 'alaaa an nuriyaka maa na'iduhum laqoodiruun

  Artinya :
Dan sungguh, Kami kuasa untuk memperlihatkan kepadamu (Muhammad) apa yang Kami ancamkan kepada mereka.


٩٦

اِدْفَعْ بِالَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُ السَّيِّئَةَۗ نَحْنُ اَعْلَمُ بِمَا يَصِفُوْنَ

  Latin :
idfa' billatii hiya ahsanus-sayyi`ah, nahnu a'lamu bimaa yashifuun

  Artinya :
Tolaklah perbuatan buruk mereka dengan (cara) yang lebih baik, Kami lebih mengetahui apa yang mereka sifatkan (kepada Allah).


٩٧

وَقُلْ رَّبِّ اَعُوْذُ بِكَ مِنْ هَمَزٰتِ الشَّيٰطِيْنِ ۙ

  Latin :
wa qur robbi a'uudzu bika min hamazaatisy-syayaathiin

  Artinya :
Dan katakanlah, "Ya Tuhanku, aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan setan,


٩٨

وَاَعُوْذُ بِكَ رَبِّ اَنْ يَّحْضُرُوْنِ

  Latin :
wa a'uudzu bika robbi ay yahdhuruun

  Artinya :
dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, agar mereka tidak mendekati aku.


٩٩

حَتّٰىٓ اِذَا جَاۤءَ اَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ رَبِّ ارْجِعُوْنِ ۙ

  Latin :
hattaaa idzaa jaaa`a ahadahumul-mautu qoola robbirji'uun

  Artinya :
(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata, "Ya Tuhanku, kembalikanlah aku (ke dunia),


١٠٠

لَعَلِّيْٓ اَعْمَلُ صَالِحًا فِيْمَا تَرَكْتُ كَلَّا ۗاِنَّهَا كَلِمَةٌ هُوَ قَاۤىِٕلُهَاۗ وَمِنْ وَّرَاۤىِٕهِمْ بَرْزَخٌ اِلٰى يَوْمِ يُبْعَثُوْنَ

  Latin :
la'alliii a'malu shoolihang fiimaa taroktu kallaa, innahaa kalimatun huwa qooo`iluhaa, wa miw warooo`ihim barzakhun ilaa yaumi yub'atsuun

  Artinya :
agar aku dapat berbuat kebajikan yang telah aku tinggalkan." Sekali-kali tidak! Sungguh itu adalah dalih yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada barzakh-barzakh sampai pada hari mereka dibangkitkan.


١٠١

فَاِذَا نُفِخَ فِى الصُّوْرِ فَلَآ اَنْسَابَ بَيْنَهُمْ يَوْمَىِٕذٍ وَّلَا يَتَسَاۤءَلُوْنَ

  Latin :
fa idzaa nufikho fish-shuuri fa laaa angsaaba bainahum yauma`idziw wa laa yatasaaa`aluun

  Artinya :
Apabila sangkakala ditiup, maka tidak ada lagi pertalian keluarga di antara mereka pada hari itu (hari Kiamat), dan tidak (pula) mereka saling bertanya.


١٠٢

فَمَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِيْنُهٗ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ

  Latin :
fa mang tsaqulat mawaaziinuhuu fa ulaaa`ika humul-muflihuun

  Artinya :
Barang siapa berat timbangan (kebaikan)nya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.


١٠٣

وَمَنْ خَفَّتْ مَوَازِيْنُهٗ فَاُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ خَسِرُوْٓا اَنْفُسَهُمْ فِيْ جَهَنَّمَ خٰلِدُوْنَ ۚ

  Latin :
wa man khoffat mawaaziinuhuu fa ulaaa`ikalladziina khosiruuu angfusahum fii jahannama khooliduun

  Artinya :
Dan barang siapa ringan timbangan (kebaikan)nya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, mereka kekal di dalam Neraka Jahanam.


١٠٤

تَلْفَحُ وُجُوْهَهُمُ النَّارُ وَهُمْ فِيْهَا كٰلِحُوْنَ

  Latin :
talfahu wujuuhahumun-naaru wa hum fiihaa kaalihuun

  Artinya :
Wajah mereka dibakar api neraka, dan mereka di neraka dalam keadaan muram dengan bibir yang cacat.


١٠٥

اَلَمْ تَكُنْ اٰيٰتِيْ تُتْلٰى عَلَيْكُمْ فَكُنْتُمْ بِهَا تُكَذِّبُوْنَ

  Latin :
a lam takun aayaatii tutlaa 'alaikum fa kungtum bihaa tukadzdzibuun

  Artinya :
Bukankah ayat-ayat-Ku telah dibacakan kepadamu, tetapi kamu selalu mendustakannya?


١٠٦

قَالُوْا رَبَّنَا غَلَبَتْ عَلَيْنَا شِقْوَتُنَا وَكُنَّا قَوْمًا ضَاۤلِّيْنَ

  Latin :
qooluu robbanaa gholabat 'alainaa syiqwatunaa wa kunnaa qoumang dhooolliin

  Artinya :
Mereka berkata, "Ya Tuhan kami, kami telah dikuasai oleh kejahatan kami, dan kami adalah orang-orang yang sesat.


١٠٧

رَبَّنَآ اَخْرِجْنَا مِنْهَا فَاِنْ عُدْنَا فَاِنَّا ظٰلِمُوْنَ

  Latin :
robbanaaa akhrijnaa min-haa fa in 'udnaa fa innaa zhoolimuun

  Artinya :
Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami darinya (kembalikanlah kami ke dunia), jika kami masih juga kembali (kepada kekafiran), sungguh, kami adalah orang-orang yang zalim."


١٠٨

قَالَ اخْسَـُٔوْا فِيْهَا وَلَا تُكَلِّمُوْنِ

  Latin :
qoolakhsa`uu fiihaa wa laa tukallimuun

  Artinya :
Dia (Allah) berfirman, "Tinggallah dengan hina di dalamnya, dan janganlah kamu berbicara dengan Aku."


١٠٩

اِنَّهٗ كَانَ فَرِيْقٌ مِّنْ عِبَادِيْ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَآ اٰمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَاَنْتَ خَيْرُ الرّٰحِمِيْنَ ۚ

  Latin :
innahuu kaana fariiqum min 'ibaadii yaquuluuna robbanaaa aamannaa faghfir lanaa war-hamnaa wa angta khoirur-roohimiin

  Artinya :
Sungguh ada segolongan dari hamba-hamba-Ku berdoa, "Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat, Engkau adalah pemberi rahmat yang terbaik."


١١٠

فَاتَّخَذْتُمُوْهُمْ سِخْرِيًّا حَتّٰىٓ اَنْسَوْكُمْ ذِكْرِيْ وَكُنْتُمْ مِّنْهُمْ تَضْحَكُوْنَ

  Latin :
fattakhodztumuuhum sikhriyyan hattaaa angsaukum dzikrii wa kungtum min-hum tadh-hakuun

  Artinya :
Lalu kamu jadikan mereka buah ejekan, sehingga kamu lupa mengingat Aku, dan kamu (selalu) menertawakan mereka,


١١١

اِنِّيْ جَزَيْتُهُمُ الْيَوْمَ بِمَا صَبَرُوْٓاۙ اَنَّهُمْ هُمُ الْفَاۤىِٕزُوْنَ

  Latin :
innii jazaituhumul-yauma bimaa shobaruuu annahum humul-faaa`izuun

  Artinya :
sungguh pada hari ini Aku memberi balasan kepada mereka, karena kesabaran mereka; sungguh mereka itulah orang-orang yang memperoleh kemenangan.


١١٢

قٰلَ كَمْ لَبِثْتُمْ فِى الْاَرْضِ عَدَدَ سِنِيْنَ

  Latin :
qoola kam labitstum fil-ardhi 'adada siniin

  Artinya :
Dia (Allah) berfirman, "Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di Bumi?"


١١٣

قَالُوْا لَبِثْنَا يَوْمًا اَوْ بَعْضَ يَوْمٍ فَسْـَٔلِ الْعَاۤدِّيْنَ

  Latin :
qooluu labitsnaa yauman au ba'dho yauming fas`alil-'aaaddiin

  Artinya :
Mereka menjawab, "Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada mereka yang menghitung."


١١٤

قٰلَ اِنْ لَّبِثْتُمْ اِلَّا قَلِيْلًا لَّوْ اَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

  Latin :
qoola il labitstum illaa qoliilal lau annakum kungtum ta'lamuun

  Artinya :
Dia (Allah) berfirman, "Kamu tinggal (di bumi) hanya sebentar saja, jika kamu benar-benar mengetahui."


١١٥

اَفَحَسِبْتُمْ اَنَّمَا خَلَقْنٰكُمْ عَبَثًا وَّاَنَّكُمْ اِلَيْنَا لَا تُرْجَعُوْنَ

  Latin :
a fa hasibtum annamaa kholaqnaakum 'abatsaw wa annakum ilainaa laa turja'uun

  Artinya :
Maka apakah kamu mengira bahwa Kami menciptakan kamu main-main (tanpa ada maksud) dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?


١١٦

فَتَعٰلَى اللّٰهُ الْمَلِكُ الْحَقُّۚ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ رَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيْمِ

  Latin :
fa ta'aalallaahul-malikul-haqq, laaa ilaaha illaa huw, robbul-'arsyil-kariim

  Artinya :
Maka Maha Tinggi Allah, Raja yang sebenarnya; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Tuhan (yang memiliki) 'Arsy yang mulia.


١١٧

وَمَنْ يَّدْعُ مَعَ اللّٰهِ اِلٰهًا اٰخَرَ لَا بُرْهَانَ لَهٗ بِهٖۙ فَاِنَّمَا حِسَابُهٗ عِنْدَ رَبِّهٖۗ اِنَّهٗ لَا يُفْلِحُ الْكٰفِرُوْنَ

  Latin :
wa may yad'u ma'allaahi ilaahan aakhoro laa bur-haana lahuu bihii fa innamaa hisaabuhuu 'ingda robbih, innahuu laa yuflihul-kaafiruun

  Artinya :
Dan barang siapa menyembah tuhan yang lain selain Allah, padahal tidak ada suatu bukti pun baginya tentang itu, maka perhitungannya hanya pada Tuhannya. Sungguh orang-orang kafir itu tidak akan beruntung.


١١٨

وَقُلْ رَّبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَاَنْتَ خَيْرُ الرّٰحِمِيْنَ ࣖ

  Latin :
wa qur robbighfir war-ham wa angta khoirur-roohimiin

  Artinya :
Dan katakanlah (Muhammad), "Ya Tuhanku, berilah ampunan dan (berilah) rahmat, Engkaulah pemberi rahmat yang terbaik."


Tentang :
Surat Al-Mu'minun mengandung pesan-pesan pokok yang berkaitan dengan iman, akhlak, dan petunjuk hidup.
Ayat-ayatnya menampilkan kombinasi ajaran teologis dan nasihat moral yang relevan untuk kehidupan sehari-hari.
Teks ini sering menyertakan kisah-kisah nabi atau perumpamaan untuk memberi pelajaran praktis.
Pembaca dianjurkan memahami konteks ayat agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penafsiran.
Surat ini menegaskan pentingnya berpegang pada wahyu sebagai sumber petunjuk dan hukum.
Dalam banyak bagian terdapat panggilan untuk bertakwa, berbuat adil, dan menjaga akhlak sosial.
Kandungan surat ini dapat dipakai sebagai dasar refleksi spiritual dan pedoman tindakan yang beretika.
Pemahaman yang matang membutuhkan pembelajaran dari ulama dan rujukan tafsir yang terpercaya.
Menghayati makna surat ini membantu membangun keseimbangan antara keyakinan batin dan praktik quotidien.
Semoga penghayatan isi surat ini menumbuhkan keteguhan iman dan perbaikan moral.

Sumber & Catatan

Teks doa pada halaman ini disusun berdasarkan doa-doa Islami yang umum digunakan oleh umat Muslim, termasuk referensi bacaan doa harian dari berbagai sumber literatur dan aplikasi Islami. Penjelasan disajikan untuk tujuan edukasi dan kemudahan pemahaman.

 
 

✍️ Ditulis oleh Tim DoaUntuk
🔄 Diperbarui pada 24 Feb 2026

Kata Kunci:

surat al muminunarti al muminunmakna al muminunkeutamaan al muminunterjemahan al muminun

Bagikan:

Facebook Twitter