Tafsir Alquran Surat Fussilat Ayat Ke 22
ููู ูุง ููููุชูู ู ุชูุณูุชูุชูุฑููููู ุงููู ูููุดูููุฏู ุนูููููููู ู ุณูู ูุนูููู ู ููููุงู ุงูุจูุตูุงุฑูููู ู ููููุง ุฌูููููุฏูููู ู ููููฐูููู ุธูููููุชูู ู ุงูููู ุงููููฐูู ููุง ููุนูููู ู ููุซูููุฑูุง ู ููู ููุง ุชูุนูู ููููููู
Latin :
wa maa kungtum tastatiruuna ay yasy-hada 'alaikum sam'ukum wa laaa abshoorukum wa laa juluudukum wa laaking zhonangtum annallaaha laa ya'lamu katsiirom mimmaa ta'maluun
Artinya :
Dan kamu tidak dapat bersembunyi dari kesaksian pendengaran, penglihatan, dan kulitmu terhadapmu bahkan kamu mengira Allah tidak mengetahui banyak tentang apa yang kamu lakukan.
» Tafsir Tahlili :
(22) Diriwayatkan dari Bukhฤrฤซ dan Muslim beserta imam-imam yang lain dari Ibnu Masโลซd ia berkata, โKetika aku bersembunyi di belakang tirai Kaโbah, maka datanglah tiga orang: seorang Quraisy dan dua orang Bani แน aqif, atau seorang Bani แน aqif dan dua orang Quraisy, sedikit sekali ilmunya dan amat buncit perut mereka, mereka mengucapkan perkataan yang tidak pernah aku dengar. Maka salah seorang mereka berkata, โApakah kamu berpendapat bahwa Allah mendengar perkataan kita ini?โ Maka yang lain menjawab, โSesungguhnya apabila kita mengeraskan suara kita, niscaya Dia mendengarnya dan apabila kita tidak mengeraskannya niscaya Dia tidak mendengarnya.โ Maka yang lain berkata, โJika Dia mendengar sesuatu daripadanya, pasti Dia mendengar seluruhnyaโ.โ Maka Ibnu Masโลซd menyampaikan yang demikian pada Nabi saw, maka Allah menurunkan ayat ini sampai kepada firman-Nya: mi nal khฤsirฤซn.
Ayat ini menerangkan bahwa manusia itu tidak dapat menyembunyikan dan merahasiakan perbuatan-perbuatan kejinya, sekalipun ia berbuat kemaksiatan, kejahatan, dan kekafiran secara terang-terangan dan mengingkari hari kebangkitan dan pembalasan Allah. Bahkan, ia mengira di saat ia menyembunyikan perbuatannya dari manusia, Allah pun tidak mengetahui apa-apa yang mereka kerjakan. Oleh karena itu, ia tidak akan dapat menghukum dan memberi pembalasan.
Ayat ini memperingatkan orang-orang yang beriman agar selalu waspada dan memikirkan benar-benar perbuatan-perbuatan yang akan mereka lakukan, karena Allah mengetahui segala yang mereka perbuat, tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi bagi-Nya.
» Tafsir Wajiz :
Dan kamu benar-benar tidak dapat dan tidak mampu bersembunyi dari kesaksian yang diberikan oleh pendengaran, penglihatan, dan kulitmu terhadap diri-mu sendiri. Bahkan kamu mengira bahwa Allah Yang Maha Mendengar dan Maha Melihat itu tidak mengetahui banyak tentang apa yaitu perbuatan jahat yang telah kamu lakukan itu.
» Tentang :
Surat Fussilat mengandung pesan-pesan pokok yang berkaitan dengan iman, akhlak, dan petunjuk hidup.
Ayat-ayatnya menampilkan kombinasi ajaran teologis dan nasihat moral yang relevan untuk kehidupan sehari-hari.
Teks ini sering menyertakan kisah-kisah nabi atau perumpamaan untuk memberi pelajaran praktis.
Pembaca dianjurkan memahami konteks ayat agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penafsiran.
Surat ini menegaskan pentingnya berpegang pada wahyu sebagai sumber petunjuk dan hukum.
Dalam banyak bagian terdapat panggilan untuk bertakwa, berbuat adil, dan menjaga akhlak sosial.
Kandungan surat ini dapat dipakai sebagai dasar refleksi spiritual dan pedoman tindakan yang beretika.
Pemahaman yang matang membutuhkan pembelajaran dari ulama dan rujukan tafsir yang terpercaya.
Menghayati makna surat ini membantu membangun keseimbangan antara keyakinan batin dan praktik quotidien.
Semoga penghayatan isi surat ini menumbuhkan keteguhan iman dan perbaikan moral.
Sumber & Catatan
Teks doa pada halaman ini disusun berdasarkan doa-doa Islami yang umum digunakan oleh umat Muslim, termasuk referensi bacaan doa harian dari berbagai sumber literatur dan aplikasi Islami. Penjelasan disajikan untuk tujuan edukasi dan kemudahan pemahaman.
โ๏ธ Ditulis oleh Tim DoaUntuk
๐ Diperbarui pada 03 Mar 2026